Cegah Karhutla, Poktan di Kapuas Barat Ini Edukasi Olah Lahan tanpa Dibakar

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Tak hanya mencegah kembali terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), saat ini cukup banyak pihak yang berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan lingkungan termasuk memberdayakan dan mengolah hasil alam dengan cara ramah lingkungan.
Misalnya saja seperti yang dilakukan Kelompok Tani (Poktan) KLP Jaya di  Desa Anjir Kelampan Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas.
Yanir, Kepala Desa Anjir Kelampan menuturkan melalui sekolah lapang Poktan KLP Jaya melakukan edukasi penyiapan lahan tanpa bakar.
"Bertani pada lahan gambut dengan hasil yang melimpah tanpa harus membakar lahan, itu bisa dilakukan," kata Yanir, yang juga pimpinan Sekolah Lapang tersebut, Selasa (27/8/2019).
Menurutnya, hal itu tentu memerlukan perhatian khusus, tidak terlalu sulit semua dapat dilakukan dengan cara manual.
"Pada tanah gambut yang akan ditanami harus diolah dan dibuat bedeng atau balur, yang nantinya menjadi tempat menanam tanaman," terangnya.
Kemudian, lanjut dia, tanah mesti disiram dan dijaga, ini agar tetap lembab agar tanaman bisa tumbuh.
"Penting untuk memperharikan tingkat kelembaban dan keasaman tanah, supaya tanaman bisa hidup, untuk pupuk yang digunakan jenis organik berupa kompos yang dibuat dari permentasi berbagai tumbuhan yang ada di lokasi itu selama 20 hari, sambil menunggu pembibitan siap tanam," jelasnya.
Seperti yang sudah dipraktikannya. Alhasil, baru-baru ini dengan menerapkan cara itu Poktan KLP Jaya menanam bawang merah sebenayak 4.000 kilogram dan menghasilkan 1,2 ton.
"Nah, setelah dikeringkan menjadi 800 kilogram atau setara 100 persen dari bawang yang ditanam," kata Yanir.
Poktan, lanjut Yanir, siap membuka diri untuk berbagi ilmu bertani tanpa membakar lahan.[zulkifli]
loading...
TAG