Buka Rakor Pokja PUG, Ini Pesan Sekda Kalteng

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantam Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri membuka secara resmi rapat kelompok kerja Pengarusutamaan Gender (PUG) dan pembukaan Bimtek Uji Coba Pedoman Perencanaan dan Penganggaran Res ponsif Gender (PPRG) untuk pencegahan Stunting tingkat Provinsi Kalteng, Selasa (27/8/2019) di di Hotel Aquarius Boutique, Kota Palangka Raya.
Fahrizal memaparkan, pengarusutamaan gender dapat berjalan secara maksimal di daerah, ada tujuh prasyarat yang harus dipenuhi, diantaranya, komitmen, kebijakan, kelembagaan PUG, Sumber Daya Manusia (SDM), data terpilah, alat analisis dan jejaring kemasyarakatan.
"Terkait dengan kelembagan PUG telah terbentuk pada 14 Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Tengah. Keberadaan kelembagaan PUG tersebut diharapkan akan dapat membantu Pemerintah dalam rangka pembangunan yang berkeadilan dan berkesetaraan gender," ucapnya.
Pertemuan ini merupakan pertemuan yang sangat strategis, yakni mempercepat pelaksanaan PUG di Kalteng.
Dilanjutkan, dalam Permendagri Nomor 15 tahun 2008 sebagaimana telah dirubah menjadi Permendagri Nomor 67 tahun 2011 tentang pedoman PUG di Daerah mengamanatkan, bahwa dalam upaya percepatan PUG di seluruh SOPD Provinsi dan Kabupaten dan Kota wajib membentuk kelembagaan PUG.
"Kelembagaan dimaksud ditetapkan oleh Gubernur, Bupati dan Walikota dimana secara seragam yang diamanatkan sebagai ketua Pokja PUG adalah kepala Bappeda," bebernya.
Selanjutnya kepala OPD yang membidangi tugas Pemberdayaan Perempuan ditunjuk sebagai Sekretaris Pokja PUG dengan anggota Pokja PUG terdiri dari seluruh kepala OPD di masing-masing Provinsi, Kabupaten dan Kota.
"Pemprov Kalteng telah mendukung penuh pelaksanaan PUG secara kebijakan dengan menerbitkan Perda Nomor 4 Tahun 2014 tentang PUG dalam pembangunan di Bumi Tambun Bungai," pungkasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG