Aturan Usia Perkawinan, Ini Kata Kepala KUA

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Usia sebagai syarat mutlak dalam pernikahan, dalam Undang-undang  nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan Bab II pasal  6 ayat 2 untuk melangsungkan perkawinan seseorang yang belum mencapai umur 21 tahun harus mendapat izin dari kedua orangtua.
Hal ini disampaikan H Nabchan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kapuas Murung, Kemenag Kabupaten Kapuas.
Menurutnya, materi terkait aturan tersebut disampaikan juga kepada
Penyuluhan Keluarga Berencana (KB).
"Sebagai pengetahuan bagi penyuluh KB ini bertujuan agar program pemerintah satu dan lainnya bisa selaras, tidak bertentangan dengan aturan dalam penerapannya," kata Nabchan, Sabtu (24/8/2018).
Terkait Undang-undang perkawinan tentang hal berkenaan pendewasaan perkawinan, lanjut dia, pada pasal 7 ayat 1 perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria mencapai umur 19 tahun.
"Kemudian pada ayat 2 mempelai harus mencapai umur 16 tahun serta mendapat izin dari orangtua," terang Nabchan.
Dilanjutkannya, kedewasaan usia perkawinan akan memberikan pengaruh positif dalam kematangan berkeluarga sehingga akan terbentuk keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah. Keluarga yang siap lahir batin dalam membina ke utuhan keluarga.
"Faktor kedewasan dalam perkawinan itu penting, sebagai penentu keutuhan berumah tangga," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG