Tata Batas Belum Jelas, Pembangunan di Desa Ini Terhambat...!

Print Friendly and PDF
PANGKALAN BUN - Kendati berbatasan langsung dengan Kabupaten Seruyan, namun tanda perbatasan tidak tampak di Desa Sungai Dau, Kecamatan Alut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Fakta ini diungkapkan Kepala Desa Sungai Dau, Santo kepada kabarkalteng.com, Rabu (3/7/2019) saat ditemui di kediamannya.
"Untuk membuat profil mengenai desa kami saja masih terkendala, akibat batas desa yang belum jelas ini," terang Santo.
Kondisi ini, lanjut Santo, berdampak langsung kepada kelancaran pembangunan di Desa Sungai Dau. Apalagi desa yang memiliki 86 Kepala Keluarga (KK) ini berbatasan langsung dengan Desa Persiapan Bukit Tahinting, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan.
Menurut Santo, sebagai desa yang terakhir bergabung di Kabupaten Kotawaringin Barat, keadaan Desa Sungai Dau masih jauh dari sejahtera. Bahkan kendati dikelilingi beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan, Desa Sungai Dau masih belum menikmati aliran listrik dan sarana air bersih yang memadai.
Untuk saat ini, penduduk desa masih mengandalkan air sungai dan sumur yang dibuat warga untuk kegiatan sehari-hari.
"Kami sudah menyampaikan permasalahan di desa kami ini kepada pihak dan instansi terkait, namun sampai saat ini masih belum ada kejelasan," tandas Santo.
Kejelasan batas wilayah desa dengan desa kabupaten tetangga diharapkan segera terealisasi. Ini tak lain agar pihak Pemerintahan Desa akan mudah menentukan arah pembangunan di desanya.
"Kami berharap masalah batas wilayah ini cepat selesai dan tidak berlarut-larut, agar kami bisa fokus untuk membangun dan menyejahterakan warga kami," pungkasnya.[tomi]
loading...
TAG