Sidang Perdana Kasus Bandara Muara Teweh Digelar

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Sidang perdana mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Tengah, Agustinus Sujatmiko digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palangka Raya, Selasa (30/7/2019).
Agustinus tidak sendirian dalam sidang ini. Direktur PT Dian Sentosa, Hadi Sugiarto serta Konsultan Pengawas Proyek, Felix Erwin Simanjuntak yang merupakan mitra kerja Agustinus juga dihadapkan di depan majelis hakim.
Ketiganya menjalani sidang kasus proyek lapisan landasan pacu Bandara H  Muhamad Sidik Muara Teweh di Kabupaten Barito Utara (Barut). Proyek ini menelan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp17 miliar.
Agenda persidangan kali ini adalah pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah. Sidang ini dipimpin Ketua Mejelis Hakim Tipikor Palangka Raya, Alfon SH MH dan ditemani dua hakim anggota.
Meski terdiam selama dakwaan dibacakan JPU Kejati Kalteng, Rahmad Isnaini SH MH, ketiga terdakwa tampak tidak memiliki beban dan seolah pasrah terhadap proses hukum yang mereka hadapi.
Sebelum pembacaan dakwaan, ketiga terdakwa menyatakan siap dan kooperatif dalam keseluruhan proses persidangan yang berlangsung hingga beberapa persidangan berikut.
Mendengar kesiapan ini, Majalis Hakim Alfon kembali menegaskan jika tidak siap dan masih ragu-ragu maka akan ditahan.
”Kalau memang tidak siap dan tidak kooperatif, maka akan kami perintahkan untuk melakukan penahanan,” tandasnya.
Untuk persidangan berikut, Majelis Hakim menginformasikan akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi sebanyak 18 orang yang merupakan saksi JPU dan juga ketiga terdakwa.
“Ya, minggu depan nanti kita akan gelar perkara dengan agenda pemeriksaan saksi sebanyak 18 orang,” tutur Alfon.[deni]
loading...
TAG