Polisi Ungkap Penemuan Jasad Korban Penganiayaan di Desa Tapen

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan mendalami kasus tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di Desa Tapen RT 02 Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Warga digegerkan penemuan sesosok jasad wanita yang diduga tewas akibat penganiayaan. Dengan keadaan telentang di lantai kamarnya sendiri dengan tubuh mengeluarkan darah serta terdapat luka tusuk di bagian leher dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri.
Identitas korban diketahui  atas nama Rahmah Wati (63) warga beralamat di Desa Tapen, Kecamatan Kapuas Tengah.
Kapolres Kapuas, AKBP Tejo Yuantoro melalui Kapolsek Kapuas Tengah, Iptu Catur Winarno mengatakan, perisitiwa itu diketahui pada Rabu (3/7/2019) sekitar pukul 04.30 WIB, di mana saat itu pelapor, Hartono yang merupakan anak korban bersama istrinya  mendatangi rumah korban dengan maksud ingin mengobati anaknya yang sakit.
"Saat mengetuk pintu depan rumah korban, pintu tidak dibukakan dan tidak ada jawaban dari dalam rumah, selanjutnya pelapor ke belakang rumah lalu masuk ke dalam rumah melewati pintu bagian dapur yang tidak terkunci," ungkap Kapolsek, Kamis (4/6/2019).
Kemudian, lanjut Kapolsek, pelapor ini mendatangi kamar korban hingga mendapati  korban sudah dalam keadaan tidak sadar diri dengan posisi telentang di lantai kamar dengan tubuh mengeluarkan darah serta terdapat luka tusuk di bagian leher dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri.
"Atas kejadian tersebut anak korban segera melapor ke Polsek Kapuas Tengah untuk diproses secara hukum," pungkas Kapolsek.[zulkifli]
loading...
TAG