Polisi Ringkus Pelaku Pembunuh Nenek 63 Tahun di Desa Tapen

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Setelah sempat buron selama dua pekan ke Gunung Mas, pelaku pembunuhan seorang nenek di Desa Tapen, Kecamatan Kapuas Tengah, akhirnya berhasil diringkus polisi.
Tim gabungan Polres Kapuas, Polsek Kapuas Tengah di back up Jatanras dan Intelmob Polda Kalteng, serta Resmob Polres Gunung Mas mengamankan Johan (42) warga Desa Tapen, Kecamatan Kapuas Tengah meringkus terduga tindak pidana pembunuhan tersebut.
"Pelaku diamankan tim gabungan di Jalan Lintas Trans Kalimantan, di Desa Tuyun, jembatan Ripi Kecamatan Mihing Raya," beber Iptu Catur Winarno Kapolsek Kapuas Tengah, Rabu (17/7/2019).
Motif pembunuhan itu, lanjut Kapolsek, pelaku sakit hati karna korban yang masih sepupunya itu tidak mau meminjamkan uang kepada pelaku.
Sebelumnya, Rabu (3/7/2019) warga Desa Tapen RT 02 Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, digegerkan kabar ditemukan sesosok tubuh wanita bersimbah darah.
Ia diduga tewas akibat penganiayaan, di dalam kamar di rumahnya sendiri.
Jasad wanita itu pertama kali ditemukan oleh anaknya, Hartono (31) bersama istrinya, yang pada saat itu mengunjungi rumah sang ibu dan ternyata merupakan korban dalam peristiwa tragis tersebut.
Saat ditemukan tubuh korban dalam keadaan posisi telentang di lantai kamar dengan tubuh mengeluarkan darah serta terdapat luka tusuk di bagian leher dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri.
Identitas korban diketahui atas nama Rahmah Wati berusia 63 tahun, warga beralamat di Desa Tapen, Kecamatan Kapuas, Kalimantan Tengah, korban saat  ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.
"Modus operandi, pelaku masuk melalui belakang rumah korban, pelaku menusuk korban sebanyak tiga kali dibagian leher dengan menggunakan sebilah gunting," terang Kapolsek.
Kini, pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Kapuas, atas perbuatannya pelaku akan dijerat pasal 338 KUHPidana.[zulkifli]
loading...
TAG