Pesawat Haji Alami Gangguan Teknis, Keberangkatan Calhaj Kloter 10 Ditunda

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Gangguan teknis terjadi pada pesawat yang membawa jamaah calon haji (Calhaj) kelompok terbang (kloter) 10 dari embarkasi Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan.
Sedianya penerbangan menuju ke tanah suci Mekkah tersebut dengan pesawat Garuda nomor penerbangan GA 8110 pada Selasa (23/7/2019) pukul 22.40 Wita tadi malam
Informasi dari manajemen Garuda Indonesia, Tommy menyebutkan, penundaan keberangkatan karena pesawat mengalami gangguan teknis sehingga perlu perbaikan.
"Pesawat sebetulnya sudah landing di bandara sejak pukul 19.00 Wita, namun karena ada gangguan teknis dan untuk safety penerbangan, kita lakukan perbaikan. Mohon kesabaran dan doa bapak ibu semua agar pesawat bisa segera diperbaiki," kata Tommy.
Tepat pukul 23.00 Wita, Garuda memastikan pesawat dengan nomor penerbangan GA 8110 tujuan Jeddah tidak bisa diberangkatkan, sehingga penerbangan Calhaj asal Kabupaten Murung Raya, Barito Timur dan Kapuas itu kembali dijadwalkan Rabu (24/7/2019) siang.
Kepala Kemenag Kapuas, H Ahmad Bahruni melalui Kasubag TU, H Hamidan membenarkan adanya penundaan penerbangan Calhaj kloter 10.
"Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)  Embarkasi Haji Banjarmasin  mengarahkan seluruh Calhaj kloter 10 kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat," kata Hamidhan.
Informasi yang didapat pihaknya Rabu,  (24/7/2019) sekitar pukul 08.00 Wita jemaah calon haji kloter 10 akan diarahkan masuk kembali ke aula dan terbang ke Arab Saudi pada siang harinya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kalteng, H Masrawan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh  jemaah calon haji. Dirinya berpesan agar para jamaah bersabar dan terus berdoa agar diberi kemudahan dan kelancaran pada penerbangan selanjutnya.
"Kita doakan pesawat bisa segera diperbaiki agar jamaah kita bisa segera berangkat dengan aman dan selamat menuju Tanah Suci. Jamaah juga kita mohon untuk sabar dan terus berdoa," kata Masrawan.[zulkifli]
loading...
TAG