Keterbukaan Informasi Publik di Kalteng Harus Ditingkatkan

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Keterbukaan informasi publik sejatinya tidak hanya diketahui beberapa orang, melainkan harus diketahui dari tingkat atas sampai tingkat bawah. Dengan kata lain, jangan sampai cuma tingkat bawah yang tahu bagaimana menyediakan informasi kepada publik.
Hal tersebut ditekankan Kadis Kominfo Kalimantan Tengah, Ir Herson B Aden MSi saat pemaparan badan publik monitoring dan evaluasi pelaksanaan keterbukaan informasi pada badan publik lingkup Organisasi Perangkat Daerah, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan Instansi vertikal Provinsi Kalteng, Rabu (24/7/2019) di Hotel Luwansa, Kota Palangka Raya.
"Di Kalimantan Tengah kita sudah melakukan monitoring evaluasi bersama-sama dengan Komisi Informasi. Beberapa kabupaten/kota untuk Instansi vertikal kita sudah menghasilkan nominasi keterbukaan informasi publik lingkup kabupaten/kota, instansi vertikal, dan instansi Provinsi Kalteng," ungkapnya.
Pihaknya, lanjut Herson, selalu melakukan mediasi literasi, khususnya di kalangan pemerintah bagaimana memberikan layanan informasi, baik melalui website, online maupun pertemuan-pertemuan langsung.
"Jadi itu dilakukan oleh pejabat pengelola informasi dan dokumentasi dalam rangka menggerakan seluruh elemen pemerintah daerah untuk bisa bersama-sama memberikan informasi yang terbaik bagi masyarakat," jelasnya.
Tentunya, menurut Herson, media-media yang ada baik media elektronik, televisi, cetak, semua memiliki kontribusi dalam keterbukaan informasi kepada masyarakat.
"Ini harapan nantinya yang dihasilkan apakah badan publik ini informatif atau masih menuju informatif atau tidak informatif, tetapi yang masuk nominasi rata-rata sudah menuju informatif dan infomatif, kalau saya liat dari apa yang telah berjalan sampai saat ini," tandasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG