Kepengurusan Dekranasda Kapuas Segera Dikukuhkan

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS  - Menyusul terbitnya Surat Keputusan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 14/Dekranasda-KTG/IX/2018 tentang Pengangkatan Ny Ary Egahni Ben Bahat SH sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Kapuas.
Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kapuas periode 2018 – 2023 akan dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Kapuas pada Senin (8/7/2019) di Aula Kantor Bupati Kapuas.
Sebelumnya, Ary Egahni Ben Bahat SH yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas telah dilantik oleh Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah Yulistra Ivo Sugianto Sabran secara bersamaan dengan pelantikan Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT dan Wakil Bupati Kapuas Drs HM Nafiah Ibnor MM di Istana Isen Mulang akhir tahun lalu.
Ary Egahni Ben Bahat SH selaku Ketua Dekranasda telah menyampaikan undangan dan Surat Keputusan nomor 451.2/Dekranasda/Kps/XI/2018 tentang Pengesahan Pengangkatan Pengurus Dewan Kerajinan Daerah Kabupaten Kapuas Periode 2018 – 2023 kepada seluruh Pengurus Dekranasda yang akan dilantik.
Kepengurusan Dekranasda Kabupaten Kapuas terdiri dari Penasehat/Pelindung oleh Bupati Kapuas. Ketua Umum, Ketua Harian dibantu para Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara.
Kepengurusan juga dilengkapi sebanyak empat bidang, sekretariat, pameran dan promosi, pengembangan produk serta bidang pengembangan usaha.
Ketua Dekranasda Kabupaten Kapuas sebagaimana dirilis Koordinator Bidang Pameran dan Promosi H Suwarno Muriyat, Minggu (7/7/2019) mengutarakan, Dewan Kerajinan Nasional adalah sebuah lembaga masyarakat nirlaba.
"Dekranasda ini didirikan oleh pecinta, pemerhati seni budaya, pengusaha dan pemerintah," jelasnya.
Adapun kegiatan utamanya adalah membina, mengembangkan, melestarikan dan mempromosikan warisan serta kekayaan budaya bangsa yang sangat tinggi nilainya yaitu kerajinan (craft) yang tumbuh dan berkembang di daerah.
“Keberadaan Dekranasda Kabupaten Kapuas akan menjadi wadah pembinaan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan bagi para perajin dan pengusaha kerajinan dalam era revolusi industri 4.0. Karena itu diperlukan komitmen yang kuat dari seluruh pengurus dalam berinovasi namun tetap mengakar pada kearifan lokal sebagai upaya pelestarian budaya ciri khas Kapuas dan tetap peka dengan permintaan pasar maupun pemasaran secara offline pada sentra kerajinan/toko atau online melalui media digital,” pungkas Suwarno.[zulkifli]
loading...
TAG