Kalteng Berduka, Gubernur Keenam Kalteng Tutup Usia

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA -  Mantan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 1984-1989, Gatot Achmad Safari Amrih dikabarkan meninggal dunia di Semarang, Rabu (10/7/2019) pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB.
Berita wafatnya Gubernur keenam Kalteng ini juga dibenarkan oleh Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri.
Hal serupa juga disampaikan Plh Sekda Kalteng, Sapto Nugroho. Ia juga menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya mantan gubernur Kalteng ini.
"Kami menyampaikan duka yang mendalam. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ucapnya.
Sementara itu, Asisten II Setda Kalteng, Nurul Edy mengatakan, salah satu yang dikenang dari mendiang Gatot Achmad Safari Amrih ini adalah berdirinya Bundaran Besar Kota Palangka Raya yang dulunya hanya sebuah kolam.
Selain itu, juga ada penandatanganan prasasti di depan kantor Gubernur Kalteng, bahkan hingga saat ini masih terlihat jelas.
Di area penandatangan tersebut tertulis tegakkan dan amalkan jiwa kejuangan dan pengabdian serta kedaulatan Almarhum Tjilik Riwut, Palangka Raya, 28 Desember 1988.
"Beliau juga memiliki pribadi yang disiplin," kata Nurul Edy.
Untuk diketahui, Gatot Achmad Safari Amrih lahir di Magelang, Jawa Tengah, 19 Mei 1936.
Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini menjabat sebagai Gubernur Kalteng menggantikan Willy Ananias Gara. Sebelumnya, Ia juga pernah menjabat sebagai Bupati Sukoharjo tahun 1975-1983.
Informasinya mendiang akan dimakamkan hari ini di Pemakaman Ngendo (Mangkunegara), Banyudono, Boyolali.[kenedy]
loading...
TAG