Ironis Bukit Santuai, Kecamatan yang Belum Teraliri Listrik

Print Friendly and PDF
Camat Bukit Santuai, Pungkal
SAMPIT - Desa Tumbang Penyahuan sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga ini masih belum teraliri listrik.
Sejatinya, listrik sudah menjadi kebutuhan utama dan menyentuh semua aspek baik perekonomian, dunia pendidikan, kesehatan maupun untuk menunjang kegiatan aktivitas sehari-hari.
Kepada kabarkalteng.com, Rabu (24/7/2019), Camat Bukit Santuai, Drs Pungkal MSM mengatakan, yang menyebabkan Kecamatan Bukit Santuai susah maju dan bersaing dengan kecamatan lain di Kotim adalah akibat masalah listrik. Padahal permasalahan ini sudah sering disampaikan kepada pihak terkait, namun belum ada tindak lanjut sampai saat ini.
"Kami hanya menggunakan genset untuk kegiatan pelayanan di kecamatan yang tentunya tidak akan maksimal, karena waktunya terbatas dan tergantung dengan bahan bakar," ujarnya.
Menurut Pungkal, di Kecamatan Bukit Santui terdapat 14 desa, namun hanya satu yang sudah dialiri listrik yaitu Desa Tumbang Tilap. Itupun karena posisinya dekat dengan Kecamatan Mentaya Hulu. Sedangkan sisanya desa yang lain belum teraliri listrik.
Selain itu, lanjutnya, permasalahan lainnya di Kecamatan Bukit Santuai yang masih perlu perhatian adalah bidang pendidikan yang masih sangat kekurangan tenaga guru. Juga di bidang kesehatan yang masih memerlukan penambahan tenaga medis yang dirasa masih kurang, terutama di desa yang terpencil dan susah dijangkau.
"Semoga ada perhatian dari instansi terkait agar ke depannya Kecamatan Bukit Santuai tidak tertinggal dari kecamatan lain yang berada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur," pungkasnya.[tomi]
loading...
TAG