Hindari Truk, Pecatur Ini Tewas Terkapar di Jalan Trans Kalimantan

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Laka lantas kembali terjadi di ruas jalan Trans Kalimantan, Desa Pilang,  Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (9/7/2019) malam sekira pukul 22.04 WIB.
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini, dalam kecelakaan itu menelan tiga korban, yakni Hamdi, Faisal, dan Ridho. Dari ketiga korban tersebut, satu di antaranya dikabarkan meninggal dunia atas nama Faisal warga Desa Anjir Pulang Pisau KM 8, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.
Dari keterangan sejumlah saksi mata, kecelakaan bermula saat kendaraan Yamaha Mio Nopol KH 6814 BT warna hitam dikendarai seorang yang belum diketahui identitasnya, membonceng dua anak dari arah Palangka Raya menuju Pulpis.
Sesampainya di lokasi kecelakaan, korban berusaha menyalip sebuah truk yang tepat berada di depannya. Karena dari arah berlawanan, akhirnya kendaraan korban diduga menyenggol bagian truk hingga menyebabkan kecelakaan.
Belum ada keterangan resmi atas kejadian tersebut. Namun kejadian ini dibenarkan Kasatlantas Polres Pulpis, Iptu Suprianto.
"Iya, masa benar malam tadi ada laka di Desa Pilang namun untuk laporan masih kita buat," ucapnya dengan singkat.
Terpisah, salah satu korban selamat yang terlibat dalam kejadian tersebut atas nama Ridho mengatakan, dirinya bersama orang tuanya usai mengikuti lomba catur di Palangka Raya bersama seorang yang juga turut serta dalam event tersebut.
"Kami habis ikut lomba catur om, bapak bawa kakak itu (korban meninggal dunia), lalu mau nyelip truk. Tidak lama kami jatuh," ujar Ridho.
Sementara diketahui, saat ini dua korban yang merupakan ayah dan anak tengah dirawat di Rumah Sakit Doris Sylvanus, Palangka Raya. Untuk ayah anak itu dikabarkan tengah kritis, sedangkan korban meninggal dunia sudah diketahui oleh pihak keluarga.[manan]
loading...
TAG