Hadir di Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Wabup Pulpis: Angka Kemiskinan Diupayakan Terus menurun

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Angka kemiskinan di Kabupaten Pulang Pisau tercatat mencapai 5,65 persen dari populasi penduduk pada tahun 2015.
Angkat itu turun menjadi 4,51 persen pada 2018 lalu.
Hingga kini, Pemkab setempat terus berupa pada tahun 2019 ini capaian angka kemiskinan turun menjadi 4,45 persen.
"Terdapat 5.710 jiwa penduduk Kabupaten Pulang Pisau berkategori miskin atau sebesar 4,51 persen dari jumlah populasi penduduk di tahun 2018 lalu. Sedangkan untuk target kita pada tahun 2019 ini turun menjadi 4,45 persen," kata Wakil Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang menyampaikan kepada awak media, Selasa (9/7/2019) usai mengikuti Rakor Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Bappeda provinsi setempat.
Kegiatan Rakor yang dihadiri seluruh wakil kepala daerah atau wakil bupati se-Kalimantan Tengah itu, tidak lain sebagai upaya percepatan penurunan angkat kemiskinan di setiap daerah di wilayah Kalimantan Tengah, maka digelar lah rakor tersebut.
"Untuk Pulang Pisau sendiri kita terus upayakan angka kemiskinan ini tiap tahunnya terus menurun," ujar Taty begitu sapaan akrabnya.
Adapaun kesimpulan dari kegiatan Rakor Penanggulangan Kemiskinan ini, untuk capaian program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pulang Pisau mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 12,5 persen di tahun 2018.
"Faktor pendorong turunnya angka kemiskinan di Pulpis ini adanya kegiatan perekonomian meningkat dari PDRB atas dasar harga menurut pengeluaran mengalami kenaikan dari tahun konstan 2016 sebesar Rp 2.845.265,5 menjadi  Rp 3.012.025,2 di tahun 2017," ungkap Taty.
Selain itu, tambahnya, faktor pendorong lainnya, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami kenaikan 66,49 persen di tahun 2016 menjadi 67 persen di tahun 2017, dan ketimpangan sosial turun dari 0,34 persen di tahun 2016 menjadi 0,29 di tahun 2017.
"Untuk itu, diharapkan pemberdayaan masyarakat pada SOPD harus secara eksplisit menyentuh kepentingan rumah tangga miskin secara menyeluruh. Perlu ditingkatkannya kerjasama yang sinergis antara Pusat, Provinsi
dan Kabupaten dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat miskin, dan perlu keterlibatan aktif dari Pemda dalam pengusulan kegiatan-kegiatan yang mendukung pengentasan kemiskinan sesuai karakteristik wilayah Kabupaten Pulang Pisau ini," pungkasnya.[manan]
loading...
TAG