Gunakan Alat Ini, Pelaku Curi Panel Tenaga Surya di Kapuas

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Bermodalkan sebuah palu dan seutas tali serta alat lainnya, dua sekawan spesialis pencuri panel tenaga surya ini, melancarkan aksi jahatnya.
Dua kali berhasil melakukan aksi pencurian keduanya akhirnya berhasil diringkus polisi, dan kini meringkuk di balik jeruji besi, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.
Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro, didampingi Wakapolres Kapuas Kompol Witdiardi dan Kapolsek Mantangai AKP Feriza Winada Lubis, saat menggelar jumpa pers, Kamis (4/7/2019) membeberkan kronologis kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Mantangai tersebut.
Dua pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut yaitu Mandau (32) warga Desa Bukit Batu, Kecamatan Mantangai, tersangka lainnya Ugah (27) warga beralamat di Desa Jabiren, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.
"Kedua tersangka dikenakan pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman hukuman pidana selama 7 tahun" ungkap Kapolres.
Kejadian pertama 7 Februari 2019 lalu, di tepi jalan lintas Palangkaraya - Buntok, Desa Bukit Batu, kala itu aksi keduanya dengan menggunakan palu membongkar dengan menghancurkan cor semen pada pondasi tiang lampu penerangan, selanjutnya pelaku mengikatkan tali tambang ke tiang dengan tinggi hingga sampai tangan, kemudian mencari batang atau dahan pohon sepanjang sekitar 4 meter, ini digunakan untuk mendorong ikatan tali agar tingginya sampai setengah tiang lampu tadi.
Setelah tali naik sampai dengan setengah tiang selanjutnya kayu dipotong oleh pelaku sepanjang 1 meter dan pada bagian ujung tali lainnya diikatkan pada kayu bulat yang telah dipotong untuk mempermudah menarik tiang lampu penerangan roboh ke bawah.
Kemudian kedua pelaku menarik tali yang telah diikatkan pada kayu sepanjang 1 meter tersebut.
"Peran pelaku Mandau menarik pada bagian kiri, sedang pelaku Ugan menarik bagian kanan hingga tiang roboh ke tanah, lalu mengambil 2 unit panel tenaga surya merk  Zef Power dan 1 unit pengisi daya," bebernya.
Pada Bulan Juni 2019 keduanya kembali melakukan aksi, di TKP yang berbeda, namun pada saat tiang lampu telah roboh ke tanah tak berapa lama datang beberapa securiti PT IFP, mengetahui itu pelaku segera kabur.
Mendapat laporan pencurian polisi langsung melakukan penyelidikan hingga pengejaran kepada kedua pelaku yang identitasnya telah dikantongi.
"Petugas melakukan penangkapan kedua pelaku dalam perkara tindak pencurian dengan pemberatan sebelumnya, yang kemudian dilakukan pengembangan diketahui melakukan pencurian dengan pemberatan di TKP berbeda," katanya.
Saat ini kedua pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Kapuas, guna proses hukum lebih lanjut.[zulkifli]
loading...
TAG