Gubernur Sugianto: Kalteng Bebas Kabut Asap 2019

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Sejak 28 Mei 2019, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Status ini berlaku selama 90 hari, hingga 26 Agustus 2019.
Ini ditegaskan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran saat memimpin apel siaga darurat pencegahan dan pemadaman Karhutla, Kamis (25/7/2019) di Lapangan Sanaman Mantikai, Kota Palangka Raya.
Pada kesempatan ini, Sugianto memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas penanganan darurat bencana Karhutla atas sinergi yang telah dilakukan dengan Satgas kabupaten/kota se-Kalteng.
"Saya memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas Penanganan Darurat Bencana Karhutla, karena telah bersinergi bersama seluruh satgas kabupaten, kota dan stakeholders terkait," ucapnya.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini yakin dengan sinergisitas semua pihak, baik pemerintah, lembaga usaha, masyarakat, akademisi, media dan lain-lain, mampu mewujudkan komitmen bersama yakni Kalteng bebas kabut asap 2019.
"Kita juga termasuk mendapat dukungan oleh pemerintah pusat secara khusus Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam melaksanakan penanganan darurat bencana karhutla," pungkasnya.
Apel gabungan ini diikuti TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran, BPBD dan Satgas terkait lainnya.
Usai memimpin apel, gubernur bersama Danrem 102/Panju Panjung, Kolonel Arm Saiful Rizal, aparat Polri, BNPB dan pejabat lainnya meninjau sarana prasarana pemadaman.[kenedy/adv]
loading...
TAG