Gubernur Sugianto: Hormati Filosofi Huma Betang dan Belom Bahadat

Print Friendly and PDF
MUARA TEWEH - Berbagai keberhasilan pembangunan yang telah dicapai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut). Tentunya ini harus dapat dipertahankan dan ditingkatkan agar lebih baik lagi, mengingat di balik keberhasilan juga masih terdapat beberapa kekurangan yang harus diperbaiki.
Hal ini diucapkan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dalam amanatnya ketika peringatan Hari Jadi Pemkab Barut ke-69 yang digelar di Arena Tiata Batara, Senin (29/7/2019).
Sugianto menyampaikan semoga di usia ke-69 ini Kabupaten Barut mampu menjadi Kabupaten yang profesional dalam bekerja, berdaya saing tinggi dan mampu memberikan pelayanan secara prima sehingga dapat mewujudkan masyarakat Barut yang damai, maju, berkeadilan dan sejahtera.
"Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan semangat kebersamaan, kerja keras, kekompakan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat yang ada," ujarnya.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini juga mengajak seluruh komponen masyarakat dan penyelenggara pemerintahan serta berbagai pihak agar menjadikan peringatan hari jadi Kabupaten Barut ini sebagai semangat baru dalam rangka mewujudkan percepatan pembangunan di kabupaten Barut.
"Apabila hal tersebut sudah kita lakukan secara bersama-sama, InsyaAllah berbagai hambatan dalam proses penyelenggaraan pembangunan Kabupaten Barito Utara dapat teratasi," tegasnya.
Ia juga berharap, kiranya nilai-nilai positif yang telah diuraikan di atas, dapat terus dibangun, dipelihara dan dipertahankan dalam upaya memajukan daerah ini.
Sugianto yakin jika semua stakeholder, semua komponen kekuatan, dan seluruh masyarakat secara bersama-sama berkomitmen untuk mengoptimalkan perannya sesuai kedudukan, fungsi dan tugasnya masing-masing.
"Insya Allah kedepan Kabupaten Barut yang tercinta dan dibanggakan ini bisa menjadi daerah maju sebagaimana yang diharapkan bersama," imbuhnya.
"Oleh sebab itu mari kita bangun kebersamaan, kita kembangkan dan kita tingkatkan budaya gotong royong, keterbukaan, kesetaraan serta saling menghormati dalam filosofi Huma Betang dan Belom Bahadat," tandasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG