Empat Wilayah Kecamatan di Kapuas Rawan Karhutla

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas telah memetakan 4 dari 17 wilayah kecamatan yang ada di daerah ini rawan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada musim kemarau tahun 2019.
Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan, antisipasi Karhutla serta kabut asap di Kabupaten Kapuas difokuskan pada upaya pencegahan.
"Titik paling rawan ini ada 4 Kecamatan, yaitu Kecamatan Mantangai, Kecamatan Kapuas Murung, Kecamatan Dadahup dan Kecamatan Basarang, ini fokus kita bahkan sebelum kita Rakor, kita sudah bergerak melakukan patroli pendekatan-pendekatan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah itu," kata Sinaga, Rabu (3/6/2019).
Untuk Kabupaten Kapuas, lanjutnya, jika dilihat dari kriteria 11 parameter, bahwa  untuk menentukan status siaga darurat bencana minimal 4 parameter harus terpenuhi, setelah melakukan pengkajian mendalam pihaknya akan menentukan status.
"Dan dalam 2 hari ke depan kita akan ajukan Kepada Bupati untuk menaikkan status menjadi siaga darurat bencana di Kabupaten Kapuas, dengan adanya (status) siaga ini berarti semua elemen dan unsur akan bekerjasama penuh untuk menanggulangi Karhutla," terangnya.
Sebelumnya, pada Rakor Pencegahan dan Penaggulangan Bencana, Wakil Bupati Kapuas, HM Nafiah Ibnoor mengatakan, dengan datangnya awal musim kemarau yang berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geo Fisika (BMKG) dimulai dari bulan Juni tahun 2019 ini serta dengan adanya fenomena El-nino Moderat dari bulan April 2019 hingga bulan Oktober 2019, maka perlu menjadi perhatian, baik itu dari Pemerintah Daerah, TNI/Polri, tokoh masyarakat maupun perusahaan besar swasta yang berada di Kabupaten Kapuas.
"Patut menjadi perhatian kita semua untuk mencegah dan meminimalisir bencana kebakaran hutan dan lahan," kata Nafiah.[zulkifli]
loading...
TAG