Dua Ponpes di Kapuas Kembangkan Tanah Wakaf Produktif Bernilai Ekonomi

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Kementerian Agama mendorong pemanfaatan tanah wakaf produktif secara ekonomi dengan menghasilkan keuntungan dan bisa dimanfaatkan juga untuk kemaslahatan umat.
Kasi Edukasi Zakat Wakaf (Zawa), Kemenag RI, Shinta Khairunisa mengatakan hal itu saat berkunjung ke Kapuas. Menurutnya Kemenag saat ini tengah mensosialisasikan sekaligus menggali informasi tentang pengembangan tanah wakaf menjadi produktif terutama yang sudah memiliki sertifikat atas nama Nazhir.
"Pengembangan tanah wakaf produktif menjadi perhatian besar oleh Menteri Agama, karena berpotensi untuk kesejahteraan umat," ucap Shinta, saat melakukan kunjungan ke Kapuas.
Senada, Kasi Zawa Kanwil Kemenag Kalteng, Hj Risnawati yang mendampingi kunjungan tersebut menambahkan, ke depannya tanah wakaf tidak hanya sekedar masjid, musala, tempat pendidikan dan pemakanam saja.
"Tetapi akan kita kembangkan menjadi tanah produktif, sehingga dapat menyejahterakan Nazhir bahkan dapat membantu umat Islam di wilayahnya," kata Risnawati.
Kepala Kantor Kemenag Kapuas, H Ahmad Bahruni melalui Penyelenggara Syariah, H Supriatin menjelaskan, saat ini di Kapuas, yakni di Ponpes Muhajirin Antang telah dilakukan pengembangan tanah wakaf menjadi produktif.
"Alhamdulillah di sini sudah dilakukan sejak lama dari mengelola lahan kosong menjadi kolam ikan, koperasi sekolah serta kantin yang mana semua itu untuk kemajuan Ponspes itu sendiri," jelas Supriatin kepada media ini, Jumat (19/7/2019).
Selain itu, lanjutnya, di Ponpes Nurul Iman juga telah ada pengembangan tanah wakafnya menjadi produktif di sektor pengelolaan tanaman sayur.
Terpisah, pimpinan Ponpes Nurul Iman Basarang, H Abdul Khalik mengatakan, untuk membantu siswa yang lulus serta pengajar ponpes yang belum sarjana, pihak Ponpes membantu biaya kuliahnya dengan memanfatkan tanah kosong untuk ditanami sayuran.
"Alhamdulillah berkat kerja anak didik dalam mengelola tanah kosong menjadi tanaman sayur yang kemudian dijual serta memiliki banyak pelanggan ini dapat menghantarkan mereka menjadi mandiri dan membawakan mereka lulus menjadi sarjana," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG