Dinyatakan Terbukti, Mantan Bupati Katingan Ini Divonis 10 Tahun Penjara

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Mantan Bupati Katingan periode 2013-2018, Ahmad Yantenglie (47) divonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi  (Tipikor), dalam sidang putusan yang digelar di ruang Pengadilan Tipikor Palangka Raya, Kamis (25/7/2019).
Yantenglie tersandung kasus korupsi uang kas daerah sebesar Rp100 miliar.
Majelis hakim menyatakan, Yantenglie terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah menggunakan uang kas daerah.
Yantenglie terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke1  KUHP dan melanggar pasal 3 KUHPidana.
Selain menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara, majelis hakim juga menghukum terdakwa membayar denda Rp500 juta subsider 4 bulan penjara.
“Terdakwa secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ucap Ketua Majelis Hakim  Agus Windana yang di dampingi Hakim Anggota di ruang persidangan Tipikor Palangka Raya, Kamis (25/7/2019).
Selain hukuman penjara dan denda, Yantenglei juga dituntut untuk mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp7,87 miliar. Apabila tidak terbayar maka akan diganti hukuman pejara selama 6 tahun.
Jika Yantenglei tidak membayar dalam 1 bulan, maka harta bendanya akan disita oleh Kejaksaan dan dilelang untuk membayar kerugian negara.
"Apabila harta bendanya tidak mencukupi untuk menutupi kerugian negara maka akan diganti dengan hukuman pejara  selama 6 tahun," ujar Agus Windana.[deni/redaksi]
loading...
TAG