Dengar Pendapat Pemindahan Ibu Kota, Ini Kata Pemuda Kalteng...!

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Dalam kondisi apapun, pemuda Indonesia sejatinya harus siap bersaing di era moderenisasi. Pemuda bahkan dituntut mampu membangun, menjaga sumber daya alam, meningkatkan kualitas diri dan kritis.
Pun demikian dengan para pemuda Kalimantan Tengah, khususnya yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalteng. Di tengah wacana pemindahan ibu kota negara ke Kalteng, pemuda Kalteng harus mampu menyikapinya dengan bijak.
"Sebagai pemuda, jadi ataupun tidak jadi pemindahan ibu kota negara ke Kalteng, KNPI sebagai lembaga harus tetap siap bersaing menghadapi era moderenisasi," tegas Ketua KNPI Kalteng, Rahmad Handoko dalam diskusi dengar pendapat dengan para tokoh kompeten Kalteng di Aula KNPI Kalteng, Sabtu (27/7/2019) malam.
Menurut Handoko, para pemuda Bumi Tambun Bungai harus siap membangun serta menjaga sumber daya alam, serta meningkatkan kualitas SDM. Pemuda juga harus lebih kritis.
Diskusi bertajuk "Wacana Pemindahan Ibu Kota RI ke Kalimantan Tengah, Siapkah Kita"? ini sendiri merupakan salah satu bagian bagaimana pemuda mempersiapkan diri.
"Berkaitan dengan pemindahan ibu kota, kalau pun jadi dipindahkan ke Kalimantan Tengah, saya rasa kawan-kawan pemuda siap memberi sumbangan tenaga ataupun pemikiran," jelasnya.
Sementara itu, Prof Danesh yang mewakili DAD Kalteng menyampaikan bahwa pemindahan ibu kota ini adalah janji.
"Jadi bukan warga Kalteng harus siap, tapi apakah Jakarta yang sudah siap pindah ibu kota sesuai dengan janji-janji yang sudah pernah diucapkan atau diberikan," imbuhnya.
Senada, Dimas dari Walhi mengatakan, pindah atau tidak pindah ibu kota negara yang penting adalah siap atau tidak.
"Mampukah kita dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada terkait konflik dan ekologis," tutupnya.[kenedy]
loading...
TAG