Defisit Anggaran, Begini Pandangan Komisi I DPRD Kapuas

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Menyikapi defisit anggaran tahun 2019, yang akan dilakukan pada perubahan APBD tahun anggaran 2019, berbagai kebijakan perlu dilakukan untuk mengatasi defisit anggaran daerah tersebut.
Di antara kebijakan tersebut yaitu melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta rasionalisi anggaran pemangkasan pada item program yang akan dan belum dilaksanakan.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kapuas, H Darwandie mengatakan, yang patut disepakati adalah bagaimana bagaimana kebijakan umum anggaran itu sama-sama disesuaikan dengan ril kondisi kemampuan keuangan yang ada.
Selain itu, juga perlu disepakati prioritas program. Kemudian plafon anggaran yang dialokasikan itu dituangkan dalam KUA PPAS dalam rangka menyusun rancangan  APBD Perubahan 2019 ini.
"Dari kebutuhan kita sekitar 107 milyar itu bagaimana kita mengupayakan untuk kembali bersama-sama sepakat dalam rangka mendapatkan peningkatan asli daerah," ungkap Darwandie, Selasa (23/7/2019).
Dilanjutkannya, difisit daerah sebesar Rp47 miliar segera dicarikan solusi melalui beberapa strategi.
"Di antaranya melalui pemangkasan kegiatan-kegiatan program APBD murni
yang memungkinkan untuk tidak dilaksanakan atau belum dilaksanakan atau dirubah kebijakannya, itu sah-sah saja," kata Darwandie.[zulkifli]
loading...
TAG