14 Lokasi Tanah Wakaf di Kapuas Masuk Usulan Program PTSL

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Hingga saat ini sedikitnya sudah 14 lokasi tanah wakaf aset Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas, telah masuk usulan pensertifikatan tanah wakaf yang masuk Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019.
Kepala Kemenag Kapuas H Ahmad Bahruni melalui Penyelenggara Syariah, H Supriatin mengatakan, sebelumnya Kemenag Kapuas telah melaksanakan Mou dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kapuas untuk percepatan sertifikat tanah wakaf.
"Kita bergerak cepat mengusulkan penyertifikatan tanah wakaf yang masuk Program PTSL dan kemarin kita usulkan 14 lokasi tanah wakaf ke BPN Kapuas," kata Supriatin, Kamis (11/7/2018).
Pihaknya mengharapkan 14 lokasi yang diusulkan tersebut masuk dalam lokasi PTSL dan segera keluar sertifikatnya.
"Secepatnya kita akan mengumpulkan Kepala KUA untuk menindaklanjuti bantuan pengurusan sertifikat tanah wakaf yang diberikan oleh Ditjen Bimas Islam melalui Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Kalteng," jelasnya.
Dilanjutkannya, jika Kementerian Agama juga sudah memfasilitasi biaya pengurusan sertifkat, ini harus digunakan sebelum bulan Oktober nanti.
Dikatakannya, anggaran yang diterima untuk bantuan pengurusan sertifikat tanah wakaf cukup besar, karena itu harus segera diserap anggaran tersebut, dan untuk Juknis juga sudah dierima.
"Tinggal peran Kepala KUA untuk mendata yang real tanah wakaf yang akan diusulkan penyertifikatan," pungkasnya.
Sebelumnya kepala BPN Kapuas, Suraji mengatakan, untuk tahap awal 83 ada bidang tanah wakaf dari kesepahaman kerjasama BPN dan Kemenag Kapuas.
"Tentunya kami akan memverifikasi apakah jumlah itu apakah sudah clear and clean lokasinya. Kalau clear and clean di Oktober atau di akhir November (2019) sudah bisa diselesaikan, tentunya cepat lambatnya tergantung dari kondisi subjek dan objek tanah-tanah yang diwakafkan," pungkas Suraji.[zulkifli]
loading...
TAG