Pukau Penonton Pawai Taaruf STQ, Begini Penampakan Mobil Hias Kapuas

Print Friendly and PDF
PONTIANAK - Mobil hias peserta kafilah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah ternyata mampu memukau penonton yang menyaksikan acara pawai taaruf Seleksi Tilawatil Quran Tingkat Nasional ke XXV di Kota Pontianak Kalimantan Barat. Event religi ini sendiri dibuka langsung Menteri Agama RI Lukman Hakim, Sabtu (26/6/2019).
H Suwarno Muriyat, koordinator tim kerja pawai taaruf STQ nasional mengungkapkan, rasa optimisnya mobil hias asal akan Kapuas meraih juara.
“Hampir seratus persen bahan mobil hias dari anyaman rotan, purun dan kayu maupun kain batik Kapuas kami bawa langsung dari Kapuas, sengaja kami tampilkan yang alami,” kata Suwarno, Minggu (30/6/2019).
Menurut Suwarno yang juga Sekretaris LPTQ Kapuas, saat mendesain mobil hias, pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan Pimpinan Kafilah Kalteng, H Nuryakin serta pengurus LPTQ Kalteng guna mengolaborasikan berbagai ornamen yang sejalan dengan ketentuan pelaksanaan sekaligus menginformasikan visi misi dan tekad Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran dalam mewujudkan Kalteng Berkah (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat dan Amanah).
Dilanjutkannya, dalam pewarnaan digunakan teknik pewarnaan yang lazim digunakan oleh Suku Dayak yakni “5 Ba” baputih (putih), bahandang (merah), babilem (hitam), bahijau (hijau) dan bahenda (kuning) berpadu dengan warna biru perlambang alam atas penanda kehidupan yang religius serta warna coklat perlambang alam bawah penanda siklus dan semangat dalam menapak kehidupan.
“Kami juga membalut kubah (sungkul) dan pilar masjid menggunakan anyaman purun/rotan sebagai kekayaan dan kerajinan Kapuas serta tulisan kaligrafi dan peta Indonesia dari rotan. Adapun kedua pasang remaja putra dan putri menggunakan pakaian, lawung/sumping dan sepatu berpadu antara batik karya Ibu Ary Egahni Ben Bahat dengan anyaman rotan serta purun," terangnya.
Diperkenalkan pula, lanjutnya Batik Ary Egahni, anyaman rotan dan purun Kapuas di kancah nasional. Selain itu ditampilkan lima tokoh lintas agama yang berbusana sesuai ciri agama masing-masing dan peta Indonesia sebagai simbol perekat NKRI.
"Adapun replika Alquran sebagai pedoman bagi umat Islam serta foto Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dan lambang negara Burung Garuda,” tambah Suwarno.
Menurutnya, sejak start dari halaman kantor Gubernur Kalimantan Barat selama tiga jam menyusuri sepuluh jalan protokol dalam Kota Pontianak mobil hias Kapuas yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah mampu memukau masyarakat setempat.
Dikatakannya, setibanya di alun-alun Kapuas sebagai tempat finish pawai, silih berganti masyarakat Kalbar dan sesama peserta pawai taaruf se Indonesia mengabadikan hasil kerja dari 15 orang tim kerja pawai taaruf yang diberangkatkan oleh Pemkab Kapuas.
"Saya mewakili tim kerja dan LPTQ Kabupaten Kapuas mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ir Ben Brahim S Bahat MM MT Bupati Kapuas serta Ibu Ary Egahni Ben Bahat yang senantiasa mensupport dana keikutsertaan, juga kepada Bapak Gubernur dan LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah atas kepercayaannya kepada LPTQ Kabupaten Kapuas mewakili Kalimantan Tengah pada STQ Tingkat Nasional XXV di Kota Pontianak Kalimantan Barat,” kata Suwarno.[zulkifli]
loading...
TAG