Nilai Zakat Fitrah Tertinggi di Kapuas Rp42 Ribu

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Selain wajib menjalankan ibadah puasa, umat muslim juga diwajibkan untuk membayar zakat fitrah, dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.
Zakat fitrah diukur berdasarkan makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari. Makanan pokok dimaksud berupa beras dengan takaran seberat 2,5 kilogram setiap jiwa.
Penyelengara syariah, Kantor Kemenag Kapuas, H Supriatin menjelaskan, kadar zakat fitrah untuk satu orang  2,5 kilogram beras. Jika diuangkan jumlahnya akan berbeda-beda sesuai dengan jenis beras yang biasa dikonsumsi.
Untuk wilayah Kapuas dan sekitarnya telah ditetapkan nilainya, dan jika diuangkan beras jenis rojo lele atau pandan wangi seharga Rp42.000 per jiwa, siam mayang Rp39.000, beras karang dukuh, mutiara atau siam unus seharga Rp35.000 per jiwa.
Kemudian, untuk beras siam lantik sebesar Rp32.000 per jiwa, dan gadabung (IR) seharga Rp25.000 per jiwa.
“Harga itu jika diuangkan, dan sesuai dengan harga beras di Kuala Kapuas. Untuk di luar Kuala Kapuas, maka harganya menyesuaikan dengan harga beras setempat,” jelas Supriatin, Senin (3/6/2019)
Ketua Baznas Kapuas, H Nurani Sarji mengatakan, sebelumnya pihaknya telah menggelar rapat penetapan zakat fitrah 1440 Hijriah pada Jumat, 3 Mei 2019 lalu.
Rapat dilakukan lebih awal supaya masyarakat muslim di kabupaten setempat mengetahui kadar zakat yang akan dikeluarkan.
"Dengan begitu muzzaki dapat mengeluarkan zakatnya lebih awal," katanya.
Kepala Kantor Kemenag Kapuas, H Ahmad Bahruni sebelumnya juga mengimbau para muzzaki untuk mengeluarkan zakatnya kepada yang berhak, atau menyerahkan ke lembaga terpercaya, yaitu Baznas Kapuas.[zulkifli]
loading...
TAG