Layanan Uji KIR Dishub Kapuas Tunggu Akreditasi

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas saat ini masih belum menyediakan pelayanan uji KIR kendaraan bermotor. Itu dikarenakan untuk pelayanan tersebut Dishub harus memiliki sertifikat akreditasi dari Kementerian Perhubungan.
Plt Kepala Dishub Kapuas, Vitrianson melalui Kabid Lalu lintas dan Angkutan, Bambang mengatakan, untuk penanganan uji KIR juga tidak semua orang bisa melakukan, karena harus memiliki SDM khusus yang memiliki sertifikat secara akademik.
"Sarana dan peralatan KIR harus terakreditasi oleh Kementrian Perhubungan RI," tutur Bambang.
Menurutnya, saat ini pada Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Kapuas sudah memiliki SDM terlatih dan bersertifikat/ahli untuk penanganan KIR, yaitu pada Kasi Pengajuan Sarana yang dijabat oleh Suradie.
Dikatakannya, pada Kasi Pengajuan Sarana ini terdapat SDM ahli KIR yang selama ini sudah berjalan sesuai aturan.
Bambang menerangkan, membuka pelayanan Uji KIR Dishub harus mengantongi dua sertifikat, yakni sertifikat kalibrasi dan sertifikat akreditasi Kabupaten setempat.
"Keduanya harus ada, tidak bisa satu saja," ujar Bambang.
Secara teknis, lanjutnya, pelayanan KIR merupakan tufoksi pengajuan sarana. Kemudian untuk penindakan baru ditangani dan kewenangan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNL) Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan atau LLAJ.
"Pelayanan uji KIR ini beberapa tingkatan, Tipe C adalah terendah untuk pelayanan uji KIR kendaraan," bebernya.
Standar pelayanan uji KIR tipe C, tiap Dishub seluruh Indonesia harus memiliki tiga alat yakni, alat uji rem, alat uji lampu, alat uji emisi. Pelayanan uji KIR tipe C punya masa waktu, maksimal sampai 2 tahun.[zulkifli]
loading...
TAG