Lakukan Pungli, Kejari Palangka Raya OTT oknum Kepsek Ini

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Tim gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, Sabtu (29/6/2019), tim berhasil mengamankan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan SMPN 8 Palangka Raya.
Dalam OTT ini, oknum PNS yang diketahui menjabat sebagai Kepala Sekolah berinisial SA. Ia diduga melakukan pungutan liar (pungli)
untuk kepentingan pribadinya atau untuk memperkaya diri sendiri dan atau untuk orang lain.
Pada OTT ini turut diamankan dua orang yang diduga mengetahui kegiatan tersebut, yakni berinisial S dan R. Barang bukti tiga amplop putih berisi uang, handphone, tasbl dan beberapa dokumen surat diduga terkait kasus OTT juga diamankan.
Kepala Kejari Kota Palangka Raya, Zet Tadung Allo mengungkapkan, OTT yang dilakukan Kejari Palangka Raya ini berdasarkan informasi dari laporan masyarakat yang mengetahui adanya perbuatan oknum kepala sekolah. Oknum ini disebut meminta sejumlah uang dalam rangka memuluskan kenaikan kelas di sekolah tersebut.
"Penangkapan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari pemerasan yang terkait dengan dunia pendidikan, jika dibiarkan pendidikan akan menjadi tempat bisnis, bukan sebagai tempat untuk mencerdaskan anak didik dan membentuk karakter kejujuran dan keilmuan," ucapnya.
Dilanjutkannya, dalam waktu 1 x 24 jam akan ditentukan status apakah ditingkatkan ke penyidikan atau tidak, dan siapa saja yg akan ditetapkan jadi tersangka akan terus dikembangkan. Juga terkait apakah masih ada korban yang sudah memberikan uang kepada kepala sekolah atau oknum sekolah.
"Kita lihat perkembangannya, karena sudah ditangani Bidang Tindak Khusus Kejari Palangka Raya," tegasnya.[kenedy/deni]
loading...
TAG