Inspiratif, Desa Ini Kelola Sendiri Feri Penyeberangan

Print Friendly and PDF
SAMPIT - Desa Bapinang Hilir Laut yang terletak di  Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur kini memiliki feri penyeberangan. Disebut memiliki, karena mereka yang mengelola sendiri, tepatnya oleh pihak desa.
Ini seperti disampaikan Kepala Desa Bapinang Hilir Laut, Kadriansyah kepada kabarkalteng.com di kediamannya, Jumat (14/6/2019).
Kades yang akrab dipanggil Ukad ini mengatakan, feri milik desa ini mulai dioperasikan 1 Juni 2019 lalu. Feri penyeberangan ini sendiri merupakan bantuan dari PT. Rimba Makmur Utama, melalui dana pemberdayaan masyarakat.
"Nantinya hasil dari usaha feri ini akan kembali untuk kepentingan masyarakat juga," terangnya.
Melalui pengadaan feri ini, Kadriansyah mengharapkan Desa Bapinang Hilir Laut bisa menjadi pintu gerbang bagi Kecamatan Pulau Hanaut, wilayah bagian selatan seperti Desa Bantian, Desa Serambut dan Desa Satiruk.
"Dengan adanya feri ini maka warga yang akan bepergian ke Sampit dan Samuda akan mudah dan lebih singkat jarak tempuhnya," tuturnya.
Menurutnya, saat ini pihaknya masih membenahi akses jalan menuju dermaga penyeberangan. Ini untuk mempermudah penumpang yang akan menuju feri.
Ditemui terpisah di ruang kerjanya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dermaga Sampit Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur, Agus Budiono SE mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei ke kapalnya dan dinyatakan layak.
"Namun kapasitas masih terbatas, maksimal 10 unit motor berikut penumpangnya. Ini demi kenyamanan dan keamanan," jelasnya.
Agus mengaku menyambut baik dengan diadakannya feri penyeberangan yang di koordinir langsung Kades ini. Apalagi tujuannya ntuk mempermudah akses jalan bagi warga yang ingin mempergunakan jalur sungai.
Agus menambahkan, pihaknya juga telah memberikan bantuan alat keselamatan  berupa 4 baju pelampung dan 1 life buoy kepada pengelola feri. Ke depan alat keselamatan pelampung agar disesuaikan dengan jumlah kapasitas penumpang yang diangkut demi keselamatan bersama.
"Idealnya harus disesuaikan dengan penumpang yang diangkut untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.[tomi]
loading...
TAG