Dugaan Teror Kuyang, Kapolsek Kahlir: Masyarakat Jangan Termakan Isu

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Teror penampakan yang diduga sosok Kuyang dalam beberapa hari terakhir ini menggemparkan warga di lingkungan RT 03, Desa Mantaren I, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.
Dari awal kemunculan sosok makhluk yang diduga Kuyang itu, bagaimana tidak membuat resah warga sekitar. Pasalnya, mulai malam Jumat pekan lalu, sosok diduga Kuyang itu tak henti-hentinya meneror warga desa setempat.
Bahkan sejumlah warga ada yang rela terjaga dari tidurnya hanya untuk berjaga-jaga kalau sosok dugaan Kuyang itu kembali muncul atau menampakan wujudnya.
Menyikapi hal tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Kahayan Hilir, menyebutkan  perkembangan terkait masalah Kuyang ini masih belum jelas dan tidak dapat di ambil kesimpulan karena belum ada satu pun saksi yang melihat wujud asli yang disebut-sebut Kuyang, yakni berupa kepala manusia beserta jeroannya.
"Saat ini yang dilihat beberapa masyarakat, khususnya di lingkungan RT 03, Desa Mantaren I itu di lihat hanya sebatas cahaya-cahaya saja," ujar Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono BMP melalui Kapolsek Kahayan Hilir, Iptu Sugiharto kepada awak media, Selasa (25/6/2019).
Dengan adanya dugaan fenomena ini, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Pulang Pisau, yakni agar tidak mengambil kesimpulan dan segera melaporkan ke Polisi apabila ada hal-hal aneh terjadi.
"Jangan mudah percaya isu-isu yang menimbulkan salah faham di masyarakat sehingga mengakibatkan saling curiga dan saling tuduh dan berakibat main hakim atau perbuatan tindak pidana," kata Sugi begitu sapaan akrab perwira balok dua dibahu nya itu.
Selanjutnya, tutur Sugi, masyarakat harus aktif beribadaah baik ke masjid, mushola, gereja, basarah, dan tempat ibadah lainnya sesuai kepercayaan dan keyakinan masing-masing, dengan meminta keselamatan kepada Allah SWT, yakni Tuhan Yang Maha Esa.
"Hari ini kami sudah mendatangi tokoh tokoh agama untuk melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan dan di tempat-tempat orang hamil, agar kiranya dapat dilaksanakan ymYasinan atau ibadah lainnya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing," pungkasnya.
Ia menambahkan, Menyikapi dugaan teror Kuyang tersebut, Polri dalam hal ini Polsek Kahayan Hilir dan Polres Pulang Pisau selalu ada di Desa Mantaren I.
"Bapak Kapolres kita juga sudah memerintahkan untuk menambah personil Polri mulai malam nanti di Mantaren I, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. Jadi, masyarakat kita harapkan dapat menenangkan satu sama lainnya, sehingga keresahan tidak ada," pesannya.
Pihaknya juga sejauh ini juga sudah mendatangi perangkat desa untuk bersama ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan desa, termasuk menjaga ibu-ibu yang hamil.
"Kembali kita ingatkan, agar masyarakat tidak menuduh seseorang sebagai dugaan pelaku ilmu Kuyang. Karena nantinya akan menimbulkan ketersinggungan, salah paham, dan lainnya yang nantinya akan menimbulkan masalah hukum baru dan oerlecahan. Kiranya ada masalah sekecil apapun segera laporkan ke polisian setempat," tutupnya.[manan]
loading...
TAG