DPRD Kapuas Dorong Penyelesaian Infrastruktur Jalan Poros Menuju Pelabuhan Batanjung

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Hingga kini pelabuhan laut Batanjung di Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, masih belum bisa beroperasi. Itu disebabkan akses jalan menuju ke pelabuhan laut tersebut masih sulit untuk dilalui, sehingga diperlukan anggaran membangun infrastruktur jalan poros ke arah pelabuhan Batanjung.
"Mengenai pelabuhan Batanjung Kementerian Perhubungan menyarankan kepada pemerintah Kabupaten Kapuas untuk proaktif meminta dan memohon kepada Gubernur Kalimantan Tengah agar membangun dulu poros Jalan dari kabupaten menuju ke pelabuhan Batanjung," kata anggota DPRD Kapuas Ahmad Zahidi, Senin (10/6/2019).
Menurut politisi PAN ini, jika pembangunan jalan tersebut bisa diselesaikan, selanjutnya akan dilakukan pengerukan.
Terkait hal itu, pihaknya akan melakukan audiensi dan konsultasi ke Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk jalan itu adalah domain pemerintah provinsi, pihaknya mengharapkan agar hal tersebut bisa diprioritaskan.
"Karena kita berharap jika pelabuhan Batanjung dapat beroperasi,dapat menyerap ribuan tenaga kerja maka otomatis Kabupaten Kapuas ini akan menjadi lumbung ekonomi dan dapat bersaing dengan Kobar dan Kotim ini harapan kita," terang Zahidi.
Sebelumnya Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat memperkirakan untuk memperbaiki jalan menuju Pelabuhan Batanjung tersebut memerlukan dana sekitar Rp800 miliar.
"Kalau kita bangun dengan teknologi modern, kita perkirakan tidak akan memakan dana hingga Rp1 triliun," katanya.
Ben menerangkan, dana Rp800 miliar tersebut untuk perbaikan jalan menuju lokasi Pelabuhan Batanjung sepanjang 52 kilometer.
"Kalau pelabuhannya sebenarnya telah siap, hanya saja memang perlu pengerukan tanah sekitar 500 meter di bawah air laut, agar kedalamannya tidak mengganggu kapal yang ingin sandar," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG