Besei Kambe Hipnotis Wisatawan

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalimantan Tengah, Guntur Talajan mengatakan, lomba Besei Kambe pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dalam rangka HUT ke-62 Kalteng yang digelar di bantaran Sungai Kahayan, menjadi daya tarik dan menghipnotis wisatawan lokal maupun asing.
"Dari semua perlombaan olahraga tradisional, memang Besei Kambe ini yang paling ditunggu. Selain unik dan juga hanya ada di Kalimantan Tengah. Makanya wisatawan asing pun tertarik ikut menyaksikan," katanya, Kamis (20/6/2019).
Diketahui, Besei Kambe merupakan satu dari 20 cabang lomba di (FBIM) 2019 yang digelar untuk memeriahkan peringatan HUT Kalteng ke-62 yang pada tahun ini dipusatkan di Kota Palangka Raya, dari 17 hingga 21 juni 2019.
"Besei Kambe adalah lomba dayung atau jukung (sampan tradisional) seperti pada umumnya. Namun yang membedakan dalam lomba ini sampan yang digunakan hanya satu dan pesertanya saling membelakangi atau berbeda arah, dengan jumlah peserta masing-masing tim sebanyak dua orang," ujarnya.
Sebelumnya, lanjut Guntur, panitia membuat jalur menyerupai sangkar agar arah sampan tetap terkendali. Aturan lomba ini persis seperti lomba tarik tambang.
Untuk mengetahui siapa yang menjadi pemenang, panitia mengikat tali tepat di bagian tengah sampan sebagai penanda ke arah mana sampan tertarik.[kenedy]
loading...
TAG