Antisipasi Penyebaran TBC dan HIV/AIDS, 100 Warga Binaan Discreening

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Screening alias pemeriksaan kesehatan dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Kasongan kepada 100 warga binaan, tepatnya 85 tahanan pria dan 15 tahanan wanita, Kamis (13/6/2019).
Ini dilaksanakan untuk mengantisipasi risiko penyebaran penyakit TBC (Tuberculosis) dan HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immuno Deficiency Syndrome) bagi warga binaan, termasuk narapidana pindahan Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas dan tahanan baru.
Kegiatan ini ditangani Tim Medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah bersama Dinkes Kabupaten Katingan.
Proses screening dilakukan dokter dari tim medis dengan cara pengambilan sampel darah terhadap masing-masing warga binaan.
"Lembaga Pemasyarakatan dinilai sebagai tempat yang rentan terhadap penyebaran TBC dan HIV/AIDS. Untuk itu screening kesehatan ini perlu dilakukan," jelas Kepala Lapas Narkotika Kelas III Kasongan, Aris Sakuriyadi.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan ini sebagai upaya antisipasi penularan antar warga binaan. Sebab, banyak warga binaan dari luar yang masih menjalani pergaulan bebas, dan kemudian membawa virus mematikan itu ke dalam lapas.
Aris mengatakan, kegiatan ini tidak akan berhenti di sini saja. Pihaknya tetap akan melakukan pengawasan dengan cara pemeriksaan secara rutin dan berkala, baik kepada warga binaan yang baru masuk maupun warga binaan lama.
Ia berharap penyebaran virus TBC dan HIV/AIDS di dalam Lapas dapat terindentifikasi, sehingga penyebarannya dapat diketahui dan dipantau.
"Bila memang ada yang positif kita akan kerjasama dengan pihak dinas terkait. Bila perlu kita akan suplai obat dari luar, sehingga risiko menular penyakit tidak berdampak ke warga binaan lainya," tuturnya.
Selain pemeriksaan, pihak Lapas Narkotika Kelas III Kasongan juga melakukan bimbingan konseling kepada warga binaan, yang apabila ditemukan indikasi TBC atau HIV, segera dilakukan penanganan lebih lanjut.
Sejauh ini dari hasil screening kesehatan terhadap 100 warga binaan tersebut, semuanya dinyatakan non-reaktif alias negatif.[kenedy/adv]
loading...
TAG