Tujuh Korban Keracunan Massal Lamunti Dirujuk ke Rumah Sakit

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - HinggaJumat (3/5/2019), setidaknya 7 orang harus dirujuk ke rumah sakit Kapuas. Sebelumnya mereka merupakan korban keracunan massal diduga akibat makanan di Desa Lamunti Permai (A1) Kecamatan Mantangai.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas, dr Tri Setya Utami, Jumat (3/5/2019) mengatakan, korban keracunan yang dirujuk ke rumah sakit bertambah.
"Total korban 69 sebanyak orang, rawat jalan 37 orang dan rawat inap sebanyak 32 orang," kata dr Try.
Sebanyak 7 orang korban itu sudah dirujuk ke rumah sakit Kapuas. "Dari 7 orang yang dirujuk, 4 indikasi dan 3 lainnya mengikuti keluarga sekalian berobat," jelasnya.
Untuk penanganan korban, lanjutnya, sesuai dengan tanda dan gejala yang ada, di antaranya dengan pemberian obat, cairan, observasi dan edukasi.
Dinkes Kapuas melakukan tindak lanjut tatalaksana penderita berdasarkan tanda gejala, selain itu mengamankan sampel makanan, muntahan dan feaces.
"Sampel sudah kita bawa ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan di Banjar Baru, untuk diteliti lebih lanjut," tutupnya.
Kasus keracunan masal ini terjadi pada Rabu (1/5/2019). Diduga diakibatkan mengonsumsi makanan nasi kotak pada acara hajatan ulang tahun salah satu anak warga di Desa Lamunti Permai.
Pasalnya, usai menyantap makanan nasi kotak itu puluhan warga mengalami gejala yang sama seperti mual dan pusing, merekapun kemudian harus mendapatkan perawatan medis di puskesmas desa setempat.[zulkifli]
loading...
TAG