Tersisa 2 Pasien Keracunan, Dapur Umum di RSUD Kapuas Ditutup

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Memasuki hari ke-6 penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, hingga Rabu (29/5/2019) pukul 01.20 WIB dari total 291 pasien, saat ini tersisa hanya dua pasien korban yang masih dirawat Inap di RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.
Bahkan saat ini dapur umum dari Dinas Sosial di rumah sakit tersebut sudah ditutup, namun tetap standby di posko Tagana.
Kepala Pelaksanana BPBD Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga, melalui rilis yang diterima kabarkalteng.com menyebutkan, untuk posko BPBD di lokasi sudah ditutup.
"Saat ini kembali standby di Kantor BPBD," kata Sinaga, Rabu (28/5/2019).
Kendati demikian, petugas dari Dinas Kesehatan Kapuas tetap melakukan surveyling ke rumah-rumah warga desa yang terdampak KLB tersebut, dan pihak Puskesmas pun tetap stand by di posko kesehatan di Desa Narahan tempat kejadian KLB tersebut.
"Sementara petugas BPBD kita kerahkan mengantarkan pasien yang sudah bisa dipulangkan dari rumah sakit, dan ini juga dibantu dari relawan-relawan," jelas Sinaga.
Menurutnya, bantuan untuk korban terdampak selain dari Pemerintah Daerah, beberapa instansi, bantuan juga datang dari organisasi masyarakat, komunitas dan masyarakat umum.
"Bantuan berupa makanan, sandang dan lain-lainnya, ya atas nama pemerintah daerah kita sampaikan terima kasih," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG