Sidak di Kapuas, Tim Gabungan Temukan 27 Produk Kedaluwarsa

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Inspeksi mendadak (sidak) tim gabungan terdiri dari Disdagperinkop dan UKM Kapuas, BPPOM Palangka Raya, Dinkes Kapuas, Dinas Ketahanan Pangan, Polres, Satpol PP dan Dinas Pertanian dilakukan di sejumlah tempat penjual pangan dan produk kemasan di kota Kuala Kapuas.
Sidang menemukan makanan dan minuman yang sudah tidak layak dikonsumsi. Pemerikasaan makanan dan minuman ini gencar dilakukan di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1440 H.
Langkah ini guna menjaga kualitas dan keamanan pangan yang beredar di masyarakat.
“Hasil kita di lapangan menemukan sebanyak 27 produk makanan dan minuman kemasan yang tidak layak konsumsi, kemasan rusak dan kadaluarsa di sejumlah lokasi yang telah di sidak, itupun sudah kita amankan, dipisahkan antara yang bisa dikonsumsi dengan yang kadaluarsa," kata H Suparman, Kepala Disdagperinkop dan UKM Kabupaten Kapuas, Jumat (17/5/2019).
Pihaknya mengingatkan agar agen, pengecer maupun penjual produk makanan dan minuman jangan sekali-sekali menjual produk habis masa edar itu.
Kepada masyarakat diimbau untuk dapat mengenali produk-produk yang ingin dikonsumsi tersebut apakah telah sesuai dengan aturan yang ada, seperti sistem label dan sistem kemasan betul-betul dapat terjamin sehingga konsumen bisa aman untuk kesehatan.
Sementara Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi BPOM Palangka Raya, Zulfadli menyampaikan bahwa khusus makanan dan minuman di pasar wadai area Masjid Al Mukarram Amanah telah dilakukan pengujian 35 sample makanan dan minuman.
Dengan hasil semua sudah memenuhi syarat dan tidak ditemukan bahan-bahan yang mengandung boraks, formalin, pewarna yang dilarang seperti metanil yellow, Rhodamin dan semacamnya.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, silahkan mengkonsumsi makanan dan minuman ini untuk berbuka puasa,” pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG