Resmi Tersangka, Penabrak Penunggang Sepeda Pancal hingga Tewas Dibui

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Akhirnya Aditya Irawan (29) si pengendara sepeda motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi (nopol) KH 6887 DH yang menabrak seorang penunggang sepeda pancal bernama Rudy (32) di Jalan Kelurahan, Kota Buntok pada Minggu (12/5/2019) lalu, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Sat Lantas Polres Barsel.
Polisi menetapkan pelaku sebagai tersangka sekaligus dibui alias dijebloskan ke balik jeruji besi. Ini disebabkan korban yang ditabraknya dari belakang mengalami benturan di kepala yang sangat hebat hingga akhirnya meninggal dunia saat mendapat pertolongan intensif tim medis di RSUD Jaraga Sasameh Buntok.
Kapolres Barsel, AKBP Wahid Kurniawan SIK melalui Kasat Lantas, AKP M Fadhol SH saat dikonfirmasi awak media, Senin (13/5/2019) mengatakan, setelah menjalani pemeriksaan penyidik, Aditya pun dinyatakan bersalah dan resmi ditetapkan tersangka.
"Pelaku sudah resmi kita tetapkan sebagai tersangka, dan hari ini juga saudara Aditya ini kita tahan," tegas Fadhol.
Pria berpangkat tiga balok di pundak ini menguraikan, kronologis dari kejadian lakalantas itu berawal saat Aditya yang mengendari sepeda motor Honda Vario dari jalan Pahlawan hendak menuju jalan Pelita Raya memacu motornya dengan kecepatan tinggi.
"Saat melintasi jalan Kelurahan persis di depannya ada Rudy yang sedang menunggangi sepeda pancal dengan arah yang sama. Entah bagaimana persisnya, Rudy pun tiba-tiba berbelok ke arah jalan AMD 1," imbuhnya.
Dikarenakan kecepatan motor yang dikendarai Aditya sangat tinggi, lanjutnya, sepeda motor itu akhirnya menabrak Rudy dari bagian belakang. Korban pun terpental beberapa meter ke badan jalan, hingga mengakibatkan kepalanya terbentur aspal jalan. Sedangkan pengendara motor, juga ikut terjatuh dan mengalami luka lecet.
"Korban yang kala itu dilarikan ke rumah sakit dan sempat mendapatkan pertolongan medis, akhirnya tidak terselamatkan dan meninggal dunia," pungkasnya.[laily]
loading...
TAG