Pererat Silaturahmi, Gabungan Pemuda di Pulpis Berbagi Takjil

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Dikabarkan, ada yang berbeda pada Pemandangan Siring Taman Laut, Kota Pulang Pisau, pada Sabtu (25/5/2019) kemarin.
Tak seperti hari-hari biasa, di mana taman kebanggaan warga Kabupaten Pulang Pisau itu dipadati sejumlah para pemuda lengkap dengan atribut komunitas maupun organisasi.
Benar, ternyata di taman tersebut ada perkumpulan ratusan anak muda yang tergabung dalam sebuah organisasi maupun komunitas di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
Dari perkumpulan itu, sebagian nampak menampilkan pertunjukan seni, sebagian lagi membagikan ratusan takjil untuk berbuka puasa.
Ternyata, kumpulan para anak muda itu, terdiri dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pulang Pisau, Sanggar Kahias, Forum Anak Daerah (FAD), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( IMM) Pulpis, OSIS SMAN-1 Kahayan Hilir dan OSIS SMKN 1 Kahayan Hilir serta Perpustakaan Daerah Pemkab setempat.
Lalu lalang pengendara bahkan nampak terhenti melihat tari-tarian dan pertunjukan seni bela diri Kuntaw yang dibawakan Sanggar Kahias.
Itu diperjelas lagi oleh Wakil Ketua KNPI Muhammad Abdus Salim, benar jika berkumpulnya sejumlah anak muda di Siring Taman Laut Sumbu Kurung merupakan bagian dari buka puasa bersama dan sekaligus upaya menjalin silaturahmi antar pemuda di Bumi Handep Hapakat ini.
Untuk kegiatannya sendiri, lanjut Salim begitu sapaan akrabnya, selain bagi-bagi takjil, juga diwarnai dengan pertunjukan seni dan doa bersama pada kegiatan buka puasa pemuda Pulang Pisau ini.
"Konsep berbuka puasa kita kali ini agak sedikit berbeda dengan tahun lalu, kita bersama komunitas lain mengusung tema Kebersamaan dan Berbagi. Makanya kita hari ini turun ke jalan untuk membagikan takjil kepada para pengendara dan pengunjung taman, ada sekitar 600 takjil yang kita bagikan," tutur Salim.
Sementara waktu yang sama teman-teman dari sanggar Kahias   menggelar pertunjukan seni untuk menghibur masyarakat dan pengunjung.
Terpisah, Dede Stevanus, Ketua Sanggar Kahias mengaku keterlibatan mereka dalam acara tersebut sebagai komitmen dan berperan dalam membentuk karakter pemuda di Pulpis, agar selalu bersikap positif.
Apalagi di tengah ancaman obat-obatan terlarang dan sengitnya pengaruh budaya luar, tambahnya, dikhawatirkan dapat menggeser karakter dan budaya dikalangan remaja.
"Kebetulan bertepatan dengan Ulang Tahun Sanggar Kahias yang Ke-4. Jadi, kami sepakat untuk berkolaborasi dengan KNPI dan teman-teman yang lain. Kami hadir sekitar 30-an orang," imbuhnya.
"Kita juga ikut bagi-bagi takjil dan menampilkan seni tari tradisional dan pertunjukan kuntaw. Kita berharap anak-anak muda dapat menghabiskan waktunya untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat, salah satunya aktif di organisasi atau sangar misalnya," pungkas Dede.[manan]
loading...
TAG