Penuhi Panggilan Ketiga, Anggota Dewan Ini Langsung Ditahan...!

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Terpidana kasus Korupsi Surat Perintah Tugas (SPT) atau Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) tahun Anggaran 2006-2008, H Hasanuddin Agani, akhirnya resmi ditahan.
Anggota dewan ini ditahan setelah memenuhi panggilan terakhir yang dilayangkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Barsel selaku eksekutor, Jumat (24/5/2019) pukul 9:00 WIB. Sebelumnya Hasanuddin sudah dua mangkir dari panggilan Kejari.
Hasanuddin dijebloskan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Buntok Barito Selatan. Penahanan Hasanuddin didasari surat putusan Mahkamah Agung (MA) dengan nomor putusan MA bernomor 1995.K/Pid.Sus/2018 tanggal 12 Maret 2019.
Kepala Kejari Barsel, Douglas Oscar Berlian Riwoe SH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Bayu Fermady SH MH menegaskan, dengan adanya putusan MA Kejari telah melaksanakan eksekusi terhadap Hasanuddin.
Hasanuddin divonis 1 tahun 2 bulan penjara oleh majelis hakim tidak pidana korupsi pada Pengadilan Tipikor Palangka Raya, di mana vonis tersebut diperkuat di tingkat Kasasi MA sebagaimana termuat dalam amar putusan.
"Dengan amar putusan MA pidana penjara  selama 1 tahun 2 bulan berserta  pidana denda sebesar 50 juta rupiah, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan penjara," terang Bayu.
Kemudian uang pengganti berupa pembayaran uang pengganti sejumlah Rp150 juta paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan ini yang berkekuatan hukum tetap.
Jika tidak membayar, harta benda Hasanuddin disita dan dilelang oleh Jaksa untuk menutupi uang pengganti tersebut, dengan ketentuan apabila terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka akan dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.
"Dari pernyataan terpidana korupsi Hasanuddin kepada Kejari Barsel, dia siap membayar denda dan uang pengganti," tandasnya.
Di tempat yang terpisah, Kepala Rutan Kelas II Buntok, Mastur Rahman SH MM melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Ahmad SH membenarkan bahwa Hasanuddin Agani telah diterima di Rutan Kelas II Buntok dan dititipkan di ruang nomor 3 Blok D.[redaksi]
loading...
TAG