Pemprov Gelar Lokakarya Penetapan Kawasan Ekosistem Esensial Katingan Kahayan

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Lokakarya penyusunan rencana kerja, kelompok kerja inisiasi penetapan kawasan ekosistem esensial koridor perlindungan satwa liar dan keanekaragaman hayati Katingan - Kahayan digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama World Wide Fund for Nature (WWF), Selasa (7/5/2019) di Hotel Aquarius, Kota Palangka Raya.
Staf ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia, Drs Yuel Tanggara mengatakan, globalisasi menghadirkan tantangan persaingan dan pengendalian perdagangan komoditas, disamping persaingan sumber daya manusia.
Sementara itu perubahan iklim juga membuat kita lebih berhati-hati dalam melaksanakan pembangunan, dimana sambil melakukan mitigasi kita juga perlu beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi.
Yuel juga menyampaikan bahwa bulan Desember tahun lalu Kalteng dinobatkan menjadi Ibukota Paru-paru Dunia oleh Komite Perdamaian Dunia.
"Gelar ini membanggakan sekaligus merupakan pembuktian betapa kayanya kita dengan hutan dan sumber daya alamnya. Karena perhatian tertuju kepada kita yang masih punya hutan, namun juga membawa tanggungjawab besar untuk memenuhi harapannya," ucapnya.
Kembali Yuel menyampaikan, kegiatan ini penting bagi tindaklanjut penerbitan Surat Keputusan Kelompok Kerja Penetapan Kawasan Ekosistem Esensial Katingan Kahayan, dalam menyusun rencana kegiatan perlindungan, menetapkan ukuran keberhasilan, menyepakati mekanisme pemantauan dan evaluasi kegiatan perlindungan kawasan ekosistem esensial, lebih lanjut perlunya mensinergikan dan memadukan perencanaan ini dalam dokumen lain yang menjadi instrumen perencanaan pembangunan dan kegiatan ekonomi terkait aspek lingkungan hidup.
"Kita mengharapkan dari pertemuan ini adalah bagaimana memastikan informasi dan rencana kerja ini disosialisasikan kepada masyarakat, besar harapan agar Kelompok Kerja ini bisa berjalan dengan efektif, dan menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang akan menjadi model pengelolaan kawasan hutan yang bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya sambil menjaga fungsi-fungsi lingkungan untuk kita semua," pungkasnya.
Hadir pada kegiatan ini diantaranya, Rosanda Ch Kasih selaku manager Sebangau-Katingan Landscape, Didiek Surjanto PO Manager Community Foresty.[kenedy/adv]
loading...
TAG