Pemkab Pulpis segera Bangun Fasilitas Pengolahan Emas Tanpa Merkuri

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Dikabarkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau akan membangun fasilitas pengolahan emas tanpa merkuri di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
Adapun fasilitas yang dibangun nantinya bangunan berupa tempat serta mesin pengolahan emas yang tidak lagi menggunakan merkuri atau air raksa.
Itu disampaikan Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo saat menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama Pembangunan Fasilitas Pengolahan Emas di Hotel Santika, Jakarta, Rabu (15/5/2019).
Bupati Edy menyebutkan, dibangunnya fasilitas pengolahan emas tanpa merkuri di WPR, guna membantu para penambang emas skala kecil, sehingga para penambang emas tersebut tidak lagi mengolah emasnya denhan menggunakan merkuri yang berbahaya bagi kelangsungan makhluk hidup itu.
"Karena ini adalah semacam logam berat dan bersifat toksik dan bisa menguap dan berpindah di atmosfir, sehingga sangat berbahaya bagi mahluk hidup termasuk manusia. Jadi, nanti akan kita terapkan di daerah kita ini," ucap Bupati Edy dengan cukup singkat pada kesempatan itu.
Sementara, dalam kegiatan tersebut, Bupati Edy  juga melakukan penandatanganan dengan Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementrian LHK-RI, Rosa Vivien Ratnawati, SH, MSD.
"Kehadiran kita disini dalam kegiatan Kerjasama Pembangunan Fasilitas Pengolahan Emas Pada Pertambangan Emas Skala Kecil antara Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan dengan Pemerintah Kab Pulang Pisau, Pemerintah Daerah Halmahera Selatan dan pemerintah daerah Pahuwato," tutup Bupati Edy.[manan]
loading...
TAG