Oknum KPPS Diduga Coblos Surat Suara, Bawaslu Rekomendasikan KPU Kapuas Buka Kotak Suara

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Bawaslu menindaklanjuti adanya dugaan surat suara Pileg Kabupaten yang tercoblos di TPS 01 Desa Bina Mekar, TPS 01 Bina Karya dan TPS 01 Desa Rawa Subur.
KPU Kapuas, disaksikan Bawaslu, dan sejumlah saksi partai politik membuka 3 kotak suara tersebut untuk mengambil beberapa formulir yang nantinya diperlukan untuk pemeriksaan lebih lanjut kasus itu.
Pembukaan kotak suara dilakukan, Sabtu (4/5/2019) di gudang logistik KPU, di GOR Panunjung Tarung, Jalan Maluku Kuala Kapuas.
"Formulir yang diambil untuk TPS 01 Bina Karya adalah C1 hologram, C1 Plano, C7 dan C6, harusnya begitu juga dengan Bina Mekar dan Rawa Subur tetapi yang ada hanya C1 hologram dan C1 Plano, sementara formulir C6 dan C7 belum ada," beber Iswahyudi Wibowo Ketua Bawaslu Kapuas, didampingi Ana Rahimah, Komisioner Bawaslu, usai  pembukaan kotak suara itu.
Menurut Iswahyudi, Bawaslu selanjutnya akan menyurati KPU Kapuas untuk mencari bukti-bukti tambahan berkenaan dengan laporan tersebut.
"Bukti-bukti ini yang akan kami buat kajian, kita hubungkan dengan keterangan saksi-saksi," jelas Iswahyudi.
Dilanjutkannya, pembukaan kotak suara itu terkait laporan salah satu Caleg yang keberatan, dugaan adanya oknum KPPS yang mencoblos surat suara pada tiga TPS dimaksud. Sebab di sana yang ditemukan tingkat kehadiran disana 100 persen, dan surat suara tercoblos dominan pada Caleg tertentu.
"Karena logikanya tidak mungkin menurut pelapor," kata Iswahyudi.
Iswahyudi menegaskan, konsekuensi dari perbuatan itu jika terbukti akan dikenakan sanksi  tindak pidana Pemilu.[zulkifli]
loading...
TAG