Kondisi Kantor KPU Kapuas tak Memadai Lagi

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Kondisi bangunan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas, Kalteng saat ini dirasakan sangatlah kurang representatif.
Pantauan di lokasi, Kantor KPU Kapuas saat ini memang cukup sempit. Kondisi bangunan tua berdinding kayu, dan atap sirap. Sebagian juga dilapis atap seng untuk mengatasi rembesan air dan kebocoran jika terjadi hujan.
"Karena kurang tempat ini kotak suara sebagian juga ditaruh di kantor bahkan ada yang didalam ruang kerja," ungkap Mulyono, salah satu staff di Kantor KPU Kapuas, Jumat (3/5/2019).
Pada ruang divisi data juga harus tertumpuk beberapa karyawan dan perangkat kerja seperti komputer dan kelengkapannya, padahal luasan ruang itu hanya berukuran sekitar 3x5 meter saja.
Bukan hanya itu aula yang dimiliki kantor itu juga sangat kecil, bahkan jika pada saat digunakan ketika mengundang perwakilan Parpol atau PPK sebagian undangan kadang tidak mendapat tempat dan harus berdiri.
"Kondisi begini membuat pelayanan tidak maksimal, untuk tempat kursi tamu pun tidak ada," tambah Mulyono.
Sementara, ruang kerja empat orang Komisioner KPU Kapuas 1 ruangan harus disekat menjadi 4 ruang dengan ukuran masing-masing sekitar 2,5x3 meter saja.
"Iya dengan kondisi ini sempit ruang kerja,  belum lagi jika ada barang lain yang ditaruh di sini," kata Agus Hilmi, salah satu komisioner KPU Kapuas.
Sementara, Otovianus, Sekretaris KPU Kapuas mengatakan, ketersediaan lahan bangunan kantor KPU Kapuas sudah ada dan disiapkan. Namun menurutnya, KPU tidak memiliki anggaran yang cukup untuk pembangunan kantor baru.
"Iya ada lokasi lahan di Jalan Pemuda dengan status tanah hibah, sebelumnya sudah ada draf perencanaan desain rancangan dan perhitungan anggaran  bangunan, namun kita terbentur anggaran," kata Oto.
Kendati dengan keterbatasan itu, pihak KPU Kapuas tetap optimis bisa menyelesaikan tahapan Pemilu ini berjalan dengan baik.
"Kita tetap optimis tahapan Pemilu  ini berjalan dengan baik," pungkas Agus Hilmi.[zulkifli]
loading...
TAG