Keracunan Massal di Desa Narahan, Ini Tindakan Dinkes Kapuas

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Sejak terjadinya kasus keracunan massal, 23 Mei 2019 yang menyebabkan ratusan korban harus dirawat di Puskesmas dan rumah sakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas masih melakukan ragam upaya tindak lanjut keracunan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak itu.
Kepala Dinkes Kapuas, Apendi dan jajaran diperintahkan oleh Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat untuk terus memonitor dan melakukan upaya-upaya sesuai tugas dan fungsinya di lokasi.
"Kita melakukan pengobatan pasien di posko-posko yankes di desa maupun di sarana rujukan (RSUD)," Kata dr. Tri Setya Utami  Kabid Pengendalian Penyakit, Dinkes Kapuas, kepada kabar kalteng, Minggu (26/5/2019)
Pihaknya juga terus menyediakan logistik obat-obatan yang dibutuhkan pasien korban.
"Kita mengerahkan tenaga medis dan paramedis.bMenyisir dari rumah ke rumah di desa untuk menemukan pasien yg belum berobat," terang dr Tri.
Dinkes, sambungnya, juga sudah mengambil sampel makanan diduga penyebab keracunan dan sudah mengirimkannya ke BPOM Palangka Raya untuk diteliti lebih lanjut.
"Kita juga melakukan penyelidikan epidemiologi dan melakukan surveilans," imbuh dr Try.

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan rumah sakit, lintas sektor, relawan dan pihak provinsi.
"Di samping itu kita juga memberikan edukasi tentang bagaimana pencegahan keracunan makanan," pungkas dr Tri.[zulkifli]
loading...
TAG