Dugaan Penganiayaan di Tumbang Titis, Kakak Beradik Terluka di Arena Organ Tunggal

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Ricuh perkelahian di arena hiburan organ tunggal di Desa Tumbang Tihis, Kecamatan Mandau Telawang Kabupaten Kapuas, pada Rabu (15/5/2019) lalu, berujung korban kakak beradik terluka.
Hingga saat ini, kasus penganiayaan itu masih didalami pihak aparat kepolisian.
Dua korban terluka merupakan kakak beradik, Alfiano (38) dan Trisno alias Otit (33), warga Desa Tanjung Rendan Kecamatan Mandau Telawang Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
"Tindak penganiayaan terjadi saat ada acara panggung hiburan organ tunggal di Desa Tumbang Tihis Kecamatan Mandau Telawang Kabupaten Kapuas. Korbannya kakak beradik dan kasus ini masih kami dalami," beber Kapolsek Kapuas Hulu, Ipda Bimasa Zebua melalui rilis yang diterima, Sabtu (18/5/2019).
Menurutnya, kronologis kejadian dari hasil penyidikan sementara, kejadian berawal saat korban Mohammad Alfiano berada di depan panggung hiburan organ tunggal.
"Korban dipanggil oleh seorang warga bernama Dodi, lalu korban mendekat. Dodi langsung bicara "Yuk Kita Kelahi" kepada korban," kata Kapolsek.
Setelah itu lanjut dia Dodi mengangkat baju kaosnya dengan kedua tangan dan korban mundur.
"Tiba-tiba datang saudara Aja, seorang lainnya, dari belakang saudara Dodi, dengan memegang senjata tajam jenis badik langsung menusuk ke arah badan korban sebanyak satu kali," ungkapnya.
Tusukan mengenai bagian perut depan korban sehingga mengeluarkan darah. Setelah itu korban lari namun dikejar oleh Aja dari belakang.
Saat itu datang adik korban saudara Trisno alias Otit untuk menghalangi dan merangkul korban dari samping untuk dibawa ke arah mobil.
Namun sebelum sampai mobil saudara Trisno alias Otit jatuh ke tanah posisi telungkup kemudian langsung ditusuk oleh saudara Aja. Tusukan sebanyak satu kali mengenai bagian punggung belakang sebelah kiri.
Selanjutnya informasi didapat pelaku meninggalkan lokasi kejadian dan dua korban luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kuala Kurun guna tindak medis.
"Saat ini masih dilakukan penyidikan di lapangan untuk pengungkapan kasus itu, serta untuk mengetahui motif yang melatarbelakangi" tukas Kapolsek.[zulkifli]
loading...
TAG