Disnaker Kapuas Ingatkan Perusahaan, H-7 Sudah Bayarkan THR

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengingatkan kembali kepada sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah itu agar membayar tunjangan hari raya (THR) kepada pekerjanya paling lambat tujuh hari sebelum lebaran (H-7).
Hal itu sesuai edaran Menteri Tenaga Kerja yang menyebutkan karyawan harus menerima THR paling lambat pada H-7.
"H-7 itu harus terbayarkan semua THR itu sudah kami edarkan semuanya, dan kami pantau," kata H Rahmadi Muan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kapuas, Sabtu (18/5/2019) dikonfirmasi via sambungan selular.
Pihaknya mengingatkan bagi perusahaan yang tidak mematuhinya ada konsekuensi dari pihak provinsi, karena pengawasan ketenagakerjaan kewenangan ada di provinsi.
"Provinsi akan melakukan tindakan, karena kewenangan eksekusi ada pada provinsi. Kita di sini lebih kepada pembinaan dan mediasi," jelas Rahmadi.
Menurutnya, pembayaran THR kepada karyawan merupakan satu kewajiban perusahaan yang sudah diatur di dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 tahun 2016 tentang THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh perusahaan kepada pekerja.
Besaran THR bagi karyawan yang harus dibayarkan oleh perusahaan adalah satu kali gaji. Jumlah THR itu merupakan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
"Pihak perusahaan tidak boleh menyepelekan hal itu. Kalaupun perusahaan tersebut tidak mampu membayar THR karyawannya harus memberikan alasan yang jelas dan bisa dibenarkan," katanya.
Terkait dengan itu, katanya, untuk menjamin pemberian THR kepada semua karyawan di wilayah ini, pihaknya telah melayangkan surat edaran pembayaran THR kepada sejumlah perusahaan.
Sebagai bentuk pengawasan terhadap surat edaran tersebut, Disnaker akan tetap melakukan pemantauan.
Diketahui sebagaimana aturan yang berlaku disebutkan sanksi bagi perusahaan yang sengaja tidak membayarkan THR karyawanya. Sanksinya mulai dari teguran hingga pencabutan izin.[zulkifli]
loading...
TAG