Dinkes Kirim Sampel Makanan Diduga Penyebab Keracunan Massal ke BPOM

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas sudah melakukan pengamanan sampel sisa makanan yang menyebabkan ratusan warga alami keracunan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak pada Kamis, 23 Mei 2019.
Kepala Dinkes Kapuas Apendi, melalui Kabid Pengendalian Penyakit Menular, dr Tri Setya Utami mengatakan, sampel makanan akan diuji di lab BPOM Palangka Raya.
"Ya sampel sudah dibawa ke BPOM," kata  dr Try, kepada kabarkalteng.com, Sabtu (25/5/2019)
Dia mengatakan, dalam melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel makanan itu tidak dapat diketahui langsung hasilnya dan membutuhkan proses.
"Sementara untuk jumlah korban keracunan massal saat ini tercatat 220 pasien di rumah sakit," jelas Try.
Sementara itu, update dari petugas rekam medik RSUD Kapuas hingga pukul 12.24 WIB, Sabtu (25/5/2019) menyebutkan, jumlah pasien korban keracunan massal sebanyak 254 pasien yang ditangani.
"Iya, saat ini kita terus melakukan penanganan terhadap pasien korban keracunan massal," kata salah satu petugas medis RSUD Kapuas.[zulkifli]
loading...
TAG