Buka Pasar Murah, Bupati: Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Kabupaten Pulang Pisau melalui Disperindagkop dan UKM menggelar pasar murah jelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, di halaman GPU Handep Hapakat, Jalan Panunjung Tarung, Kota Pulang Pisau, Sabtu (25/5/2019) pagi.
Sedikitnya dalam pasar murah itu, dinas terkait telah menyediakan tujuh stand paket sembako untuk penjualan sejumlah keperluan masyarakat menjelang lebaran Idul Fitri.
"Pasar murah ini dalam bentuk Bazaar. Ada  tujuh stand sembako murah yang kita jual di pasar murah jelang lebaran ini," ucap Bupati Edy Pratowo kepada awak media usai acara pembukaan pasar tersebut.
Pasar murah yang dibuka langsung oleh Bupati dirinya itu digelar sehari, yakni mulai Sabtu 25 Mei 2019 pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai itu, untuk memberikan masyarakat Pulang Pisau kemudahan untuk memenuhi kebutuhan jelang Idul Fitri.
"Pasar murah ini untuk memudahkan masyarakat masyarakat Pulpis memenuhi kebutuhan jelang hari raya lebaran idul fitri. Memang secara umum harga komoditi di Pulpis relatif murah, namun pasar murah ini upaya Pemkab untuk mempermudah masyarakat dalam menyiapkan kebutuhan sembako jelang hari raya. Semoga bermanfaat," ujarnya.
Sementara, dikatakan Elieser Jaya, selaku Ketua Panitia kegiatan, menegaskan, harga di pasar murah tentunya lebih murah dari harga pasaran.
"Semua sembako sudah kurang dari harga pasaran, misal seperti telur ayam persepuluhnya biasa Rp 1700-1800 tapi di pasar murah yakni Rp 1300," tuturnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah pada hari ini sebelumnnya telah berlangsung di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, yakni Kecamatan Maliku dan Jabiren Raya serta Kecamatan Kahayan Hilir yang merupakan lokasi terakhir pelaksanaan pasar murah setelah Kecamatan Maliku dan Jabiren Raya.
Adapun pasaran harga sembako yang dijual di pasar murah ini, yakni beras pulen infari (medium) dengan harga pasar sembilan ribu perkilo kita jual hanya tujuh perkilo. Gula pasir dengan harga pasar 12 ribu perkilo dijual hanya 11 ribu. Minyak goreng, 13 ribu lima ratus kita jual 10 ribu.
Selanjutnya untuk tepung terigu, Rp 8500 dijual Rp 7000. Bawang merah 30 ribu dijual 25 ribu, dan bawang putih 1/2 kilo 20 ribu dijual 17.500.
Sedangkan untuk sirup ABC. Perbotol 14 ribu harga pasaran dan dijual 13 ribu. Telur ayam 16 ribu persepuluh biji dijual 13 ribu, dan susu kental manis per kaleng 9500 dijual 8000 di pasar murah.
"Intinya harganya lebih murah dari harga di pasaran biasa," tutupnya.[manan]
loading...
TAG