52 Peserta Karantina Tahfidz Ikuti Prosesi Wisuda

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Sebanyak 52 orang peserta karantina tahfidz Masjid Nurul Iman Pulang Pisau, mengikuti prosesi wisuda yang digelar di gedung PKK kecamatan Kahayan Hilir, Minggu (26/5/2019).
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua LPTQ kabupaten Pulang Pisau, H Ardiansyah AR, Sekretaris NU Pulang Pisau, Nasrun Rambe, perwakilan pimpinan Bank Kalteng Cabang Pulang Pisau dan sejumlah orang tua wali peserta karantina tahfidz.
Suasana sempat mengharukan ketika 52 peserta menyanyikan lagu nasyid "Aku Hafidz Qur'an" di hadapan undangan yang hadir. Beberapa peserta dan undangan meneteskan air mata.
Ketua LPTQ Pulang Pisau dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil diwisuda setelah sebelumnya melalui proses karantina selama 20 hari.
"Kita berharap nanti mereka ini dapat menjadi hafidz-hafidz yang mumpuni, selain menghafal juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu bisa menjadi bibit-bibit hafidz-hafidzah yang mampu berkompetisi di ajang MTQ atau STQ pada jenjang kabupaten maupun propinsi hingga nasional," harapnya.
Secara khusus Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang menggagas kegiatan ini untuk pertama kali dan berlangsung sukses.
"Tahun depan mudahan bisa dilaksanakan kembali dan bisa sharing dengan LPTQ atau BKPRMI, dan ini bisa dialokasikan anggaran dananya," ujarnya.
Ketua panitia Karantina Tahfidz H Ahmad Hernadi berpesan agar para peserta dapat menjaga hafalannya sampai betul-betul mutqin atau lengket.
"Menghafal itu relatif mudah, tetapi menjaga hafalan itu yang agak susah, oleh sebab itu adik-adik peserta agar jangan malas mengulang-ulang hafalannya dirumah dengan bimbingan orang tua atau guru mengaji," tukas Hernadi.
Selain itu, imbuhnya, hindari hal-hal yang dapat merusak hafalan, seperti sering main game, pegang handphone, berbohong dan melihat hal-hal yang berbau maksiat dan sia-sia.
Sementara, perwakilan orang tua peserta, H Sarbaini, ketika diberi kesempatan menyampaikan kesan dan pesan mengatakan, sangat berterima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan karantina tahfidz yang sangat bermanfaat bagi anak-anak dimasa sekarang ini.
"Terlebih dimasa sekarang ini anak-anak 'direcoki' dengan teknologi gadget yang bisa jadi menjerumuskan kedalam hal negatif, dengan kegiatan semacam ini anak-anak kita dapat terhindar dari hal-hal negatif," ujar H Syarbaini yang juga kepala sekolah MTs Pulang Pisau.
Dia berharap tahun depan kegiatan karantina tahfidz ini dapat dilaksanakan kembali dengan jumlah peserta yang lebih banyak.
"Seandainya dipungut biaya pun saya kira banyak yang ikut, apalagi gratis seperti sekarang ini, kami atas nama orang tua wali peserta sekali lagi mengucapkan terima kasih," tutupnya.[manan]
loading...
TAG