Warga Kalteng Diminta Cegah Aliran Terorisme

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Pasca kekalahan ISIS oleh pasukan demokratik di Suriah dan dibantu oleh Amerika yang merupakan sebuah angin segar bagi dunia dan juga Indonesia.
Akan tetapi di sisi lain, kekalahan kelompok radikal ini harus tetap diwaspadai bakal munculnya sel baru yang bisa saja terjadi Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah (Kalteng).
Terkait kemungkinan itu, Kapolda Kalteng, Irjen Pol Anang Revandoko melalui Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochamawan meminta masyarakat ikut berperan aktif membantu kepolisian dalam mematikan sel-sel terorisme di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila ini.
"Sebagai upaya preventif atau pencegahan, masyarakat tentunya memiliki peran aktif untuk turut serta dalam melakukan pengawasan serta pencegahan munculnya kelompok radikal yang mengancam persatuan dan keutuhan NKRI di Kalteng ini," pinta Hendra, Sabtu (13/4/2019).
Dilanjutkannya, peran serta masyarakat dan lingkungan sosial dalam konteks pencegahan terorisme dapat berupaya pemutusan jaringan ideologisasi yang berbahaya, melakukan kontrol atau pengawasan terhadap sesama dalam kehidupan sekitar yang dimungkinkan melenceng dari kaidah-kaidah berbangsa dan bernegara yang dianut bersama.
"Jika di masyarakat ada orang-orang atau kelompok yang mungkin mencurigakan terkait dengan jaringan radikal diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib. Dan diharapkan untuk tidak ikut bergabung ataupun terjebak dalam aliran tersebut," imbuhnya.
Selain itu, tambahnya, mencegah adanya perekrutan anggota orgnisasi radikal seperti ISIS pasca kekalahannya di Suryah, masyarakat Kalteng diminta untuk terus memperkuat pendidikan agama dalam kehidupan keluarga, sehingga tidak mudah masuk dan menjadi pengikut ISIS.
"Di sinilah peran keluarga memberikan pendidikan agama dan juga pendidikan dalam keluarga yang kuat dan mendasar sehingga anak-anak tidak mudah terlena dengan rayuan maut kelompok radikal tersebut," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG