Warga Kalteng Diimbau Jangan Takut Menulis

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) diminta untuk jangan takut menulis buku. Hal ini disampaikannya oleh Kepala Perpustakaan Daerah Provinsi Kalteng, Susana Ria Aden.
Ini juga berkaitan dengan masih minimnya para penulis buku asal Kalteng berdasarkan data yang dimiliki oleh pihak perpustakaan hingga tahun 2019.
"Untuk para akademisi, para mahasiswa serta siapapun yang berminat untuk jangan takut mengambil bagian dalam mencerdaskan anak bangsa di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila ini melalui tulisan yang dibukukan," ucapnya, Selasa (2/4/2019)
Dilanjutkan Susana, ini berdasarkan data yang dimiliki oleh pihak perpustakaan yang hingga saat ini baru terdapat 38 orang dari Kalteng yang sudah menghasilkan buku dan dikoleksi oleh pihak perpustakaan.
"Dari hasil jumlah buku yang kami data berdasarkan pengarang, sedikitnya baru 38 orang penulis buku dari Kalimantan Tengah," paparnya.
Kebiasaan menulis, lanjutnya, bisa bertumbuh dan berkembang jika adanya kebiasaan membaca yang tinggi. Seorang penulis tidak akan pernah menghasilkan sebuah karya tulisan apapun itu jika tidak membiasakan diri untuk membaca.
"Saya kira seseorang bisa menulis karena rajin membaca. Kalau tidak pernah membaca buku ngga akan pernah bisa menghasilkan tulisan apapun juga," imbuhnya.
Selain itu, berkaitan dengan adanya semangat membaca masyarakat Kalteng di Perpustakaan Daerah Provinsi Kalteng, Ia mengakui terus mengalami peningkatan dari waktu.
"Ini tidak hanya diukur dari jumlah orang yang datang untuk membaca tetapi diukur dari jumlah peminjam buku," pungkasnya.[kenedy]
loading...
TAG